Peserta tes IELTS di British Council
Pada malam 10 Mei, Inspektorat Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyimpulkan bahwa British Council Vietnam Company Limited, atau British Council, telah menerbitkan lebih dari 90.000 sertifikat bahasa Inggris secara ilegal pada tahun 2022, termasuk IELTS dan Aptis. Lebih tepatnya, sejak awal tahun 2022, British Council dan pihak-pihak lain telah menyelenggarakan ratusan ujian di seluruh negeri, meskipun pada saat itu Kementerian Pendidikan dan Pelatihan belum mengizinkan mereka untuk menyelenggarakan ujian dan menerbitkan sertifikat secara bersama-sama.
Secara spesifik, dari 1 Januari hingga 9 September 2022, British Council telah menerbitkan 31.871 sertifikat Aptis dan 44.345 sertifikat IELTS. Dan sejak 10 September hingga mendapatkan lisensi, unit ini terus menerbitkan 6.046 sertifikat Aptis dan 8.219 sertifikat IELTS. Secara total, British Council telah menerbitkan 90.481 sertifikat Bahasa Inggris yang melanggar peraturan pada tahun 2022, termasuk 37.917 sertifikat Aptis dan 52.564 sertifikat IELTS.
Berdasarkan kesimpulan inspeksi, langkah ini melanggar ketentuan Surat Edaran 11/2022 Kementerian Pendidikan dan Pelatihan serta Peraturan Pemerintah 86/2018. Inspektorat Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga merekomendasikan agar British Council meninjau semua kegiatan dan melaporkan kepada Departemen Manajemen Mutu (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan) mengenai penanganan sejumlah sertifikat Bahasa Inggris yang diterbitkan secara melanggar peraturan.
Sebelumnya, Inspektorat Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga mencapai kesimpulan serupa dengan IDP Vietnam Education Company Limited (IDP) pada 8 Mei. Dengan demikian, total lebih dari 108.000 sertifikat IELTS diterbitkan secara melanggar peraturan pada tahun 2022.
Namun, para calon peserta tidak perlu khawatir dengan langkah ini. Sebab, pada 9 Mei, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyatakan bahwa sertifikat Bahasa Inggris yang diterbitkan secara melanggar peraturan "digunakan secara normal" dalam kegiatan ujian, pendaftaran, dan pelatihan, "tanpa memengaruhi hak-hak pemegang sertifikat". Menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan saat itu, IDP bukan satu-satunya unit yang diperiksa terkait kegiatan penyelenggaraan ujian dan penerbitan sertifikat Bahasa Asing.
IELTS adalah sistem penilaian bahasa Inggris internasional yang diterima oleh lebih dari 100 institusi pendidikan tinggi di Vietnam untuk mengonversi hasil tes menjadi skor bahasa Inggris untuk penerimaan. Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga mengizinkan kandidat dengan IELTS 4.0 atau lebih tinggi untuk dibebaskan dari ujian kelulusan sekolah menengah atas dalam bahasa asing. Dan menurut statistik IELTS, skor tes rata-rata orang Vietnam pada tahun 2022 adalah 6,2, menempati peringkat ke-23 di dunia .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/them-hoi-dong-anh-cap-hon-90000-chung-chi-tieng-anh-sai-quy-dinh-185240510220046555.htm
Komentar (0)