Memulai hari dengan berita kesehatan, pembaca juga dapat membaca lebih banyak artikel: Bagaimana menghindari refluks asam saat berolahraga?; 4 cara berolahraga di rumah untuk membantu mencegah kehilangan ingatan ; Mengapa sebagian orang sering digigit nyamuk, sementara yang lain 'tidak disukai' nyamuk?...
Efek mengejutkan teh jahe pada penurunan berat badan dan peradangan
Teh jahe memiliki efek anti-inflamasi yang sangat baik untuk tubuh. Tak hanya itu, teh jahe juga membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak perut. Hal ini karena teh jahe meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan.
Teh jahe tidak hanya membantu melawan peradangan tetapi juga membantu penurunan berat badan dengan sangat baik.
Manfaat pertama teh jahe yang perlu disebutkan adalah membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Karena metabolisme akan memengaruhi jumlah kalori yang terbakar. Metabolisme yang lebih cepat juga berarti membakar lebih banyak kalori. Hal ini terutama penting bagi orang yang ingin menurunkan berat badan.
Manfaat ini berkat kemampuan jahe dalam meningkatkan termogenesis, sehingga membantu membakar lemak berlebih secara lebih efektif. Tak hanya itu, senyawa dalam jahe juga meningkatkan proses konversi lemak menjadi energi, sehingga menghambat penyerapan lemak dan penyimpanan lemak berlebih.
Tak hanya itu, jahe juga memiliki khasiat anti-inflamasi yang luar biasa. Masyarakat di berbagai negara di dunia telah lama menggunakan jahe sebagai herbal anti-inflamasi. Pembaca dapat membaca lebih lanjut tentang artikel ini di halaman kesehatan pada 1 Juni .
Bagaimana cara menghindari refluks asam saat berolahraga?
Jika Anda berolahraga dan mengalami refluks asam, Anda mungkin berolahraga dengan cara yang salah. Refluks asam perlu diobati dan rutinitas olahraga Anda perlu disesuaikan. Jika refluks asam berlanjut, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Joging tepat setelah makan dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Refluks gastroesofageal adalah kondisi di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Gejalanya meliputi sensasi terbakar di tulang dada, rasa asam di mulut, dan rasa pahit.
Menurunkan berat badan dan menerapkan pola makan yang tepat akan membantu mengurangi gejala refluks secara efektif. Jika refluks sering terjadi saat berolahraga, kemungkinan besar penyebabnya adalah kebiasaan olahraga yang tidak tepat. Dalam hal ini, mengubah kebiasaan olahraga sangatlah penting. Artikel selanjutnya akan terbit di halaman kesehatan pada tanggal 1 Juni.
4 cara berolahraga di rumah untuk membantu mencegah hilangnya ingatan
Kehilangan ingatan seiring bertambahnya usia merupakan salah satu gejala utama demensia. Penyakit ini biasanya menyerang lansia. Meskipun belum ada obatnya, beberapa metode dapat membantu mengendalikan penyakit ini secara efektif.
Demensia adalah salah satu penyebab paling umum hilangnya ingatan pada lansia. Demensia adalah sekelompok penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat dan kognitif.
Menulis dengan tangan yang tidak dominan atau melakukan latihan matematika mental akan membantu melatih otak Anda dan mencegah risiko kehilangan ingatan.
Demensia yang paling sering disebutkan adalah Alzheimer dan Parkinson. Gejala umum demensia meliputi penurunan kognitif, depresi, kecemasan, perubahan kepribadian, dan kehilangan ingatan.
Ilmu pengetahuan belum menemukan obat untuk penyakit ini. Namun, ada beberapa metode yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu mencegah risiko demensia dan kehilangan ingatan.
Menulislah dengan tangan non-dominan Anda. Koneksi saraf di tangan dominan Anda lebih baik daripada koneksi saraf di tangan non-dominan Anda. Para ahli mengatakan bahwa melatih tangan non-dominan dengan menulis akan menciptakan stimulasi saraf baru dan membangun koneksi saraf dengan otak. Koneksi baru ini akan membantu otak mencegah penuaan dini. Mari kita awali hari dengan berita kesehatan untuk membaca lebih lanjut artikel ini!
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)