Perintah Zelensky diumumkan saat ia bertemu dengan Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah perdebatan mengenai pelaksanaan perang 20 bulan Ukraina melawan Rusia, dengan pertanyaan tentang bagaimana perkembangan serangan balasan di timur dan selatan Ukraina, menurut Reuters.
"Dalam pertemuan hari ini dengan Menteri Pertahanan Umerov, prioritas telah ditetapkan. Waktu yang tersisa untuk menunggu hasilnya sangat singkat. Kita perlu bertindak cepat terhadap perubahan yang akan datang," tegas Presiden Zelensky dalam pidato video malam harinya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam konferensi pers
Presiden Zelensky mengatakan ia telah memecat komandan korps medis militer, Mayor Jenderal Tetiana Ostashchenko. Ia digantikan oleh Mayor Jenderal Anatoliy Kazmirchuk, kepala rumah sakit militer di ibu kota Kyiv, menurut Reuters.
Pemecatan Ibu Ostashchenko terjadi seminggu setelah kantor berita Ukraina melaporkan pemecatannya yang akan segera dilakukan menyusul konsultasi dengan staf medis dan pejabat lain yang bertanggung jawab untuk mendukung militer.
"Tugasnya jelas, sebagaimana telah berulang kali ditekankan, terutama di dunia kedokteran tempur, bahwa kita membutuhkan dukungan medis dasar tingkat baru bagi para prajurit kita," tegas Presiden Zelensky. Ia mengatakan bahwa dukungan tersebut mencakup digitalisasi dan komunikasi yang lebih baik.
Menteri Umerov mengonfirmasi perubahan personel baru pada aplikasi perpesanan Telegram dan menetapkan prioritas pada digitalisasi, "pengobatan taktis", dan rotasi personel.
Dalam komentar yang diterbitkan baru-baru ini, panglima militer Ukraina Valery Zaluzhniy mengatakan perang telah memasuki fase baru kelelahan dan Ukraina membutuhkan teknologi yang lebih canggih untuk melawan militer Rusia, menurut Reuters.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)