Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Tiongkok mengirim astronot sipil pertama ke luar angkasa

VnExpressVnExpress29/05/2023

[iklan_1]

Gui Haichao, seorang profesor di Universitas Aeronautika dan Astronautika Beijing, akan menjadi astronaut sipil pertama China yang terbang ke luar angkasa.

Astronot misi Shenzhou 16, termasuk Gui Haichao, Jing Haipeng, Zhu Yangzhu (dari kiri ke kanan). Foto: Xinhua

Astronot misi Shenzhou 16 termasuk Gui Haichao, Jing Haipeng, Zhu Yangzhu (dari kiri ke kanan). Foto: Xinhua

Gui Haichao dijadwalkan lepas landas bersama dua astronaut Jing Haipeng dan Zhu Yangzhu dari wahana antariksa Shenzhou 16 pukul 09.31 tanggal 30 Mei waktu Beijing (08.31 tanggal 30 Mei waktu Hanoi ) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Tiongkok barat laut. Sebelumnya, semua astronaut Tiongkok yang terbang ke luar angkasa berasal dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Gui Haichao akan bertanggung jawab atas eksperimen ilmiah di stasiun luar angkasa Tiangong selama misi tersebut, menurut Lin Xiqiang, juru bicara Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA). Ia akan melakukan eksperimen skala besar di orbit, membantu mempelajari fenomena kuantum baru, sistem frekuensi ruang-waktu presisi tinggi, memverifikasi teori relativitas umum, dan asal usul kehidupan.

Analis Chen Lan mengatakan partisipasi Gui sangat penting karena misi-misi sebelumnya hanya melibatkan astronaut yang terlatih sebagai pilot dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang lebih teknis, bukan ilmuwan spesialis. "Ini berarti bahwa mulai misi ini, Tiongkok akan membuka pintu ke luar angkasa bagi orang-orang biasa," ujarnya.

Komandan Shenzhou 16 adalah Jing Haipeng, yang akan memulai misi antariksa keempatnya. Anggota kru terakhir adalah insinyur Zhu Yangzhu. Jing, Gui, dan Zhu diperkirakan akan bekerja di stasiun Tiangong selama sekitar lima bulan.

Stasiun Tiangong diperkirakan akan beroperasi di orbit Bumi rendah, pada ketinggian 400-450 km, setidaknya selama 10 tahun. Stasiun ini akan dioperasikan oleh kru yang terdiri dari 3 astronaut secara bergantian. Struktur utama stasiun yang berbentuk T ini akan selesai pada tahun 2022. Sebelumnya, pada tahun 2011, Tiongkok dikeluarkan dari program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ketika AS melarang NASA bekerja sama dengan negara tersebut.

Tiongkok tidak berencana menggunakan Tiangong untuk kerja sama global berskala ISS, tetapi terbuka untuk kerja sama asing. "Tiongkok mengharapkan dan menyambut baik partisipasi astronot asing dalam misi ke stasiun luar angkasa negara tersebut," ujar Lin.

Thu Thao (Menurut AFP )


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk