Undang-Undang tentang Kartu Tanda Penduduk yang baru saja disahkan oleh Majelis Nasional dengan jelas menyatakan bahwa informasi dalam basis data identitas mencakup informasi identitas; informasi biometrik termasuk foto wajah, sidik jari, iris, DNA, suara; pekerjaan, dll.
Iris merupakan salah satu informasi biometrik yang menyajikan data identitas warga negara baru yang banyak diminati. Sebagian orang menganggap pengumpulan iris penting, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengumpulkan sidik jari seperti sidik jari penyandang disabilitas atau cacat. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa hal ini tidak diperlukan dan rumit dalam proses pengumpulan data identitas warga negara.
Jadi apa itu iris dan mengapa ia digunakan oleh banyak negara, termasuk Vietnam, sebagai basis data identifikasi untuk identifikasi warga negara?
Perangkat biometrik badan keamanan AS memungkinkan warga negara diidentifikasi melalui iris mata, wajah, dan sidik jari. (Foto: FBI)
Struktur unik
Menurut definisi biologis, iris, secara sederhana dan mudah dipahami, adalah bagian hitam mata yang sering kita sebut. Meskipun disebut bagian hitam, iris seringkali memiliki beragam warna seperti biru, hitam, cokelat...
Khususnya, struktur garis pada iris sangat kompleks, terdiri dari garis-garis bergelombang yang melengkung dari dalam ke luar. Garis-garis bergelombang ini membentuk struktur yang unik, yang dianggap unik untuk setiap orang (bahkan berbeda antara mata kiri dan kanan seseorang).
Karakteristik iris dan sidik jari dapat diaplikasikan untuk digunakan sebagai basis data identifikasi.
Untuk mengumpulkan dan mengenali iris (Iris Recognition) dibutuhkan sensor dengan kamera dan cahaya inframerah.
Sinar inframerah membantu kamera merekam garis-garis pada iris mata setiap orang secara akurat, bahkan jika orang tersebut mengenakan lensa kontak atau kacamata. Gambar iris akan ditangkap dan disimpan secara terenkripsi di perangkat.
Dan untuk mengenali iris pada basis data juga memerlukan peralatan khusus, dari yang sederhana seperti telepon pintar hingga yang rumit seperti pemindai keamanan.
Saat ini, teknologi keamanan iris telah menjadi populer dan hadir dalam berbagai aspek kehidupan. Yang paling sederhana adalah pengenalan iris pada beberapa ponsel pintar, mengakses situs web yang membutuhkan keamanan tinggi, dan memasuki fasilitas yang membutuhkan keamanan.
Banyak negara di seluruh dunia juga telah menerapkan teknologi ini untuk mengidentifikasi warga negara, mengautentikasi paspor, dan mengisi informasi autentikasi melalui portal daring.
Struktur iris setiap orang unik dan sebagian besar tidak berubah seiring berjalannya waktu.
Tren keamanan masa depan
Menurut Biro Investigasi Federal AS (FBI), iris merupakan salah satu dari tiga data identifikasi selain sidik jari dan wajah yang digunakan AS dalam Sistem Identifikasi Masa Depan (NGI) untuk mengelola data warga negara. Dalam hal ini, teknologi pengenalan iris dianggap lebih aman daripada sidik jari.
Hal ini karena iris manusia hampir tidak berubah sejak terbentuk pada usia 10 bulan hingga dewasa. Kemungkinan dua iris yang persis sama hampir mustahil. Oleh karena itu, iris memiliki keamanan yang stabil dan tidak membingungkan.
Teknologi pengenalan iris dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sistem keamanan yang ada atau dioperasikan sebagai perangkat mandiri. Pemindaian iris tidak rentan terhadap pencurian, kehilangan, atau intrusi seperti sidik jari.
Dalam hal keamanan, pengenalan iris cepat, akurat, dan tanpa kontak seperti sidik jari, memberikan keamanan bagi pengguna..., terutama jika terjadi wabah penyakit menular.
Teknologi pemindaian iris telah muncul pada telepon pintar kelas atas Samsung sejak tahun 2016 dengan seri Galaxy Note 7.
Namun, menurut para ahli medis , iris tidak dapat diubah, tetapi tetap dapat rusak akibat sebab patologis atau pengaruh luar seperti trauma mata; perdarahan intraokular; edema inflamasi akibat uveitis, iritis; iritis heterokromik; glaukoma dengan penggunaan obat tetes mata jangka panjang; tumor jinak dan ganas pada iris; diabetes, oklusi vena retina sentral...
Oleh karena itu, iris seharusnya hanya digunakan sebagai salah satu metode pengumpulan data dan verifikasi identitas warga negara.
Tra Khanh (Sintesis)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)