Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Orang tua menyerbu kelas dan memukuli 2 siswa: Minta polisi tangani kasus ini

Báo Dân tríBáo Dân trí26/09/2024

[iklan_1]

Pada pagi hari tanggal 26 September, berbicara dengan reporter Dan Tri , Tn. Tran Van Ha - Wakil Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan (GD&DT) kota Tam Ky - mengatakan bahwa ia telah menerima laporan tentang seorang orang tua yang masuk ke ruang kelas dan memukuli dua siswa Sekolah Menengah Nguyen Du.

Menurut Tn. Ha, setelah pers melaporkan insiden tersebut, Komite Rakyat kota Tam Ky mengeluarkan dokumen yang meminta Departemen Pendidikan dan Pelatihan, Kepolisian Kota, Komite Rakyat wilayah Tan Thanh dan Kepala Sekolah Menengah Nguyen Du untuk memeriksa dan menangani informasi tentang insiden tersebut.

Vụ phụ huynh xông vào lớp đánh 2 học sinh: Đề nghị công an xử lý - 1

Departemen Pendidikan dan Pelatihan kota Tam Ky, provinsi Quang Nam diminta untuk menangani orang tua yang memukul siswa di kelas (Foto: Trung Le).

Setelah menerima informasi tersebut, Departemen Pendidikan dan Pelatihan memerintahkan Kepala Sekolah Menengah Nguyen Du untuk mengorganisasi siswa terkait untuk membuat laporan dan melakukan kritik diri; mengundang orang tua siswa terkait untuk bekerja sama; berkoordinasi dengan Kepolisian Distrik Tan Thanh untuk memeriksa dan memverifikasi konten terkait.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Tam Ky memerintahkan Kepala Sekolah Menengah Nguyen Du untuk terus berkoordinasi dengan Kepolisian Distrik Tan Thanh guna meninjau dan memeriksa konten terkait guna menyelesaikan dan mengambil tindakan disiplin terhadap siswa yang melanggar peraturan sekolah.

Sekolah Menengah Nguyen Du perlu memperkuat propaganda dan pendidikan bagi siswa; terus mengorganisir orang tua dan siswa untuk menandatangani komitmen untuk tidak melakukan tindakan kekerasan di dalam dan di luar sekolah; memantau secara ketat konflik, kekerasan dan tindakan yang terjadi di setiap kelas dan di luar jam sekolah untuk segera mencegah dan menyelesaikannya.

"Terkait orang tua yang memukul kedua siswa tersebut, Dinas Pendidikan dan Pelatihan telah meminta Kepolisian Distrik Tan Thanh untuk menangani masalah tersebut, dan siswa yang melanggar aturan akan diserahkan ke pihak sekolah untuk diproses sesuai peraturan," ujar Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Tam Ky.

Menurut laporan Sekolah Menengah Nguyen Du, pada pagi hari tanggal 24 September, sekolah menyelenggarakan turnamen sepak bola sesuai rencana Festival Olahraga Phu Dong tingkat sekolah untuk tahun ajaran 2024-2025 antara kelas 8/9 dan 8/11. Pertandingan berlangsung normal dan hasilnya adalah kemenangan kelas 8/11.

Pada awal siang hari di hari yang sama, HHGB (siswa kelas 8/11) meledek NNT dan P.D.H. (siswa kelas 8/9) tentang hasil pertandingan sepak bola, sehingga kedua siswa tersebut mengejar dan memukul B. hingga menyebabkan salah satu mata kirinya bengkak.

Saat kelas dimulai, guru tersebut melihat mata B bengkak sehingga ia meminta siswa tersebut melapor kepada orang tuanya agar membawanya ke fasilitas medis untuk diperiksa.

Setelah dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa oleh orang tuanya, kesehatan B normal, sehingga 15 menit kemudian, orang tuanya membawanya kembali ke kelas untuk melanjutkan belajar.

Namun, Pak HVL (ayah B.) kemudian kembali dan langsung menyerbu masuk ke kelas 8/9. Petugas keamanan dan wali kelas 8/9 berusaha menghentikan mereka, meminta para orang tua untuk tenang dan membiarkan pihak sekolah menangani masalah tersebut. Namun, Pak L. tetap masuk ke kelas, memukuli kedua siswa T. dan H., lalu pergi.

Setelah itu pihak sekolah mengarahkan wali kelas untuk meminta ke 3 siswa tersebut untuk membuat sebuah laporan dan melakukan kritik diri.

Pada pagi hari tanggal 25 September, pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan orang tua 3 siswa dan siswa terkait yang melanggar peraturan.

Pada pertemuan tersebut, pihak sekolah meminta para siswa untuk melaporkan kejadian tersebut, mereka semua mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut.

Tuan L. juga meminta maaf kepada pihak sekolah dan kedua orang tua korban pemukulan, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Kedua orangtua yang anaknya dipukuli oleh Tn. L. juga berjanji untuk fokus merawat dan mendidik anak-anak mereka dan menerima permintaan maaf Tn. L., dan ingin menutup kasus tersebut untuk belajar dari pengalaman.


[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/vu-phu-huynh-xong-vao-lop-danh-2-hoc-sinh-de-nghi-cong-an-xu-ly-20240926090514769.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk