Pada Konferensi Teknologi Asia Tenggara baru-baru ini yang diadakan di Thailand, Samsung memperkenalkan banyak peralatan rumah pintar yang terintegrasi dengan AI (Foto: Trung Nam).
Peralatan rumah tangga di setiap keluarga seperti kulkas, mesin cuci, dan penyedot debu bukan hanya sekadar perangkat sederhana, tetapi semakin "memahami" perilaku dan kebutuhan pengguna di rumah.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan , ukuran pasar peralatan rumah tangga Vietnam diperkirakan sekitar 12,5-13 miliar USD, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 10% per tahun.
Meningkatnya pendapatan pribadi telah menyebabkan konsumen memberi penekanan lebih besar pada kenyamanan, terutama perangkat dengan kemampuan konektivitas dan otomatisasi.
Peralatan rumah tangga secara bertahap "mendengarkan"
Dalam perlombaan peralatan rumah pintar, raksasa teknologi terkemuka mengintegrasikan banyak fitur modern ke dalam produk mereka.
Generasi lemari es saat ini tidak hanya berhenti pada pengawetan makanan tetapi juga mengintegrasikan AI untuk "memahami" pengguna.
Misalnya, kulkas Bespoke AI Side-by-Side milik Samsung dengan layar sentuh AI Home 9 inci dapat menyinkronkan kalender pribadi, menampilkan informasi cuaca, atau mengendalikan perangkat lain di rumah.
Mesin cuci ini terintegrasi dengan kecerdasan buatan untuk membantu mengklasifikasikan kain dan memilih mode pencucian yang tepat bagi pengguna (Foto: Trung Nam).
Selain itu, pengguna dapat mengontrol dengan suara dengan kemampuan mengenali pemilik dan memberikan umpan balik yang sesuai.
Berbagai fungsi lain pun telah dikembangkan guna menunjang kegiatan operasional keluarga yang lebih praktis, seperti membantu ibu rumah tangga memilih masakan dari bahan-bahan yang tersedia melalui aplikasi masak terintegrasi atau menampilkan notifikasi pemakaian listrik.
Selain itu, AI juga terintegrasi ke dalam mesin cuci untuk secara otomatis mengidentifikasi jenis kain dan jumlah cucian, sehingga menyesuaikan mode pencucian yang tepat dalam hal air, waktu, dan kecepatan putaran. Hal ini membantu menghemat listrik dan air, sekaligus melindungi serat kain dengan lebih baik.
Beberapa perangkat juga memiliki kemampuan untuk menyesuaikan kecepatan putaran secara otomatis agar sesuai dengan jenis lantai guna menghindari getaran.
Demikian pula, penyedot debu pintar menggunakan sensor untuk mengidentifikasi material permukaan seperti kayu, ubin, dan karpet, sehingga menyesuaikan daya hisapnya selain menyaring debu halus dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
Sistem koneksi sinkron dan otomatis
Penyedot debu pintar tidak hanya membersihkan lantai tetapi juga dapat menyedot debu halus, meningkatkan kualitas udara (Foto: Trung Nam).
Salah satu fitur yang menonjol adalah kemampuan untuk menghubungkan peralatan rumah tangga melalui platform manajemen pusat.
Hal ini memungkinkan kulkas mengirimkan notifikasi jika pintu mesin cuci tidak tertutup, atau AC otomatis mati saat pemilik rumah meninggalkan rumah. Perangkat ini juga dapat menyesuaikan lokasi pengguna berdasarkan sinyal GPS.
Selain kenyamanan bagi pengguna langsung, teknologi ini juga meluas ke dukungan perawatan jarak jauh - misalnya, memantau aktivitas lansia di rumah melalui sensor yang terpasang pada perangkat, sehingga menampilkan pemberitahuan jika ada tanda-tanda kelainan.
Tantangan implementasi di Vietnam
Meskipun peralatan rumah tangga yang terintegrasi AI telah memasuki banyak pasar, perjalanan menuju adopsi yang luas di Vietnam masih memiliki beberapa kendala.
Pertama, perangkat pintar masa kini sering kali lebih mahal daripada perangkat umum, sehingga menjadi penghalang bagi sebagian besar konsumen.
Selain itu, stabilitas internet dan pasokan listrik yang tidak merata antar wilayah (pedesaan, pegunungan) juga akan memengaruhi kinerja perangkat yang terhubung.
Tantangan lainnya adalah budaya hidup dan kebutuhan penggunaan setiap rumah tangga sangat beragam, sehingga mengharuskan sistem AI cukup fleksibel untuk merespons segala hal mulai dari bahasa hingga kebiasaan memasak dan mencuci.
Meski begitu, teknologi rumah kini bergerak menuju model “rumah yang bisa mengemudi sendiri” — di mana mesin tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga menyesuaikan diri dengan gaya hidup pengguna.
Ini bisa menjadi tren dominan dalam waktu dekat di pasar peralatan rumah tangga di Vietnam.
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/xu-huong-tich-hop-ai-len-do-gia-dung-thong-minh-20250624105706454.htm
Komentar (0)