Pada sore hari tanggal 19 Maret, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian , Alam, dan Kualitas Pangan Belanda untuk menyelenggarakan program kerja sama "Bersama menuju sistem pangan berkelanjutan".
Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Le Minh Hoan dan Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Belanda Christianne van der Wal
KEDUTAAN BELANDA
Di sini, Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Le Minh Hoan menekankan bahwa sektor pertanian Vietnam memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan ketahanan pangan dan stabilitas sosial, tetapi dalam konteks saat ini, sektor ini menghadapi banyak kesulitan, terutama dari perubahan iklim, fluktuasi pasar, dan perubahan tren konsumsi dunia .
Menteri Le Minh Hoan menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam senantiasa memperhatikan koordinasi yang erat antarnegara dan para pemangku kepentingan dalam sistem pangan untuk menciptakan perubahan yang mendalam pada keseluruhan sistem. Sementara itu, Belanda telah menerapkan teknologi "peningkatan luas lahan", dengan fokus pada metode pertanian intensif, yang menghasilkan produktivitas berkali-kali lipat lebih tinggi daripada rata-rata dunia.
Menteri Le Minh Hoan juga mengusulkan sejumlah isi utama yang diharapkan dapat dikerjasamakan oleh Vietnam dengan Belanda dan pihak-pihak lain sebagai berikut:
Pertama, mendorong transformasi sistem pangan menuju sistem pangan yang hijau, rendah emisi, dan berkelanjutan.
Kedua, investasi dalam pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya melayani produksi tetapi juga melayani pembangunan ekonomi pedesaan; mengembangkan pariwisata pertanian dan pedesaan, mempertimbangkan kesetaraan gender, memantapkan dan meningkatkan peran rumah tangga produksi pertanian.
Kedua menteri meluncurkan program Empower Youth for Food, yang bertujuan untuk mengubah cara berpikir kaum muda tentang pertanian dan pekerjaan pertanian.
KEDUTAAN BELANDA
Ketiga, membangun dan menyeimbangkan sektor pangan nasional sebagai basis orientasi produksi dan distribusi; memperkuat pendidikan dan meningkatkan kesadaran praktik, menciptakan kebiasaan makan sehat, menghemat konsumsi, mengurangi kehilangan dan pemborosan pangan, mendorong konsumsi hijau dan berkelanjutan.
Keempat, mendorong keterkaitan jaringan inovasi dalam negeri dan lintas batas.
Kelima, meningkatkan kerja sama dan berbagi informasi untuk meningkatkan perdagangan dan ketahanan pangan melalui keseimbangan pasokan dan permintaan yang stabil dan jangka panjang; memperkuat kegiatan pencegahan bencana dan pengurangan risiko, dan bekerja sama dalam peringatan dini bencana alam dan epidemi.
Menteri Christianne van der Wal mengatakan bahwa selama beberapa dekade, Belanda dan Vietnam telah bekerja sama secara erat dan efektif di sektor pertanian. Namun, konteks baru menuntut kedua negara untuk terus memperdalam kerja sama di berbagai bidang dan memberdayakan generasi muda untuk membangun sistem pangan berkelanjutan.
Ibu Christianne juga mengatakan bahwa partisipasi kaum muda menunjukkan keterkaitan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Lebih lanjut, kedua negara tidak hanya harus membuat komitmen di atas kertas, tetapi juga harus mewujudkannya dalam tindakan nyata dan praktis.
Pada saat yang sama, berdasarkan pencapaian Belanda dalam produksi pangan baik dari segi kuantitas maupun efisiensi, Belanda menggerakkan sektor ini menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan dan bermaksud berbagi pengetahuan dengan mitra dagangnya.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)