Apa efek memakan ubi rebus saat sarapan?
Banyak orang suka menyantap ubi jalar untuk sarapan karena menganggapnya sebagai makanan super yang kaya protein, vitamin, dan serat. Banyak orang bahkan mengonsumsi ubi jalar sebagai pengganti makanan utama untuk menurunkan berat badan. Jadi, apa saja manfaat menyantap ubi jalar untuk sarapan?
Surat kabar Thanh Nien mengutip NDTV yang mengatakan bahwa ahli gizi ternama India, Rujuta Diwekar, merekomendasikan makan ubi jalar rebus untuk mendapatkan energi berlimpah, mencegah kenaikan gula darah secara tiba-tiba, dan membantu menurunkan tekanan darah. Berikut manfaat makan ubi jalar untuk sarapan:
Kaya nutrisi
Ubi jalar kaya akan vitamin penting seperti vitamin A, C, dan B6, yang penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Mencegah penyakit kronis
Ubi jalar mengandung antioksidan beta-karoten, yang membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif dan penyakit kronis.
Meningkatkan pencernaan
Ubi jalar kaya akan serat, yang membantu pencernaan dan mencegah sembelit. Ubi jalar juga mengandung enzim yang membantu memecah protein dan membuat pencernaan lebih efisien.
Kontrol gula darah
Ubi jalar memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah saat dikonsumsi. Oleh karena itu, ubi jalar sangat cocok untuk penderita diabetes atau yang ingin mengontrol gula darah.
Meningkatkan penglihatan
Kandungan vitamin A yang tinggi dalam ubi jalar membantu meningkatkan penglihatan dan mencegah degenerasi makula terkait usia.
Memakan ubi rebus sangat baik untuk kesehatan.
Mengurangi peradangan
Ubi jalar mengandung senyawa antiperadangan yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan radang sendi.
Meningkatkan kesehatan jantung
Ubi jalar kaya akan kalium yang mendukung kesehatan jantung dengan mengatur kadar tekanan darah dan mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.
Perlindungan kulit, anti penuaan
Kandungan vitamin C dan E yang tinggi dalam ubi jalar berkontribusi pada produksi kolagen, sehingga menghasilkan kulit yang lebih sehat dan mencegah penuaan dini.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kombinasi vitamin, mineral, dan antioksidan dalam ubi jalar membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Memasukkan ubi jalar ke dalam makanan Anda dapat memberikan banyak manfaat kesehatan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Surat kabar VnExpress mengutip Dr. Tu Ngu dari Asosiasi Gizi Vietnam yang mengatakan bahwa mengonsumsi ubi jalar saat sarapan sangat baik untuk kesehatan, tetapi saat menyantapnya, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:
Mengonsumsi ubi jalar di pagi hari boleh saja, namun perlu diperhatikan apakah cara memakannya sudah wajar atau belum.
Misalnya, bagi pekerja kantoran yang jarang beraktivitas fisik, sarapan bisa berupa ubi jalar ukuran sedang dengan berat sekitar 200 g. Namun, bagi orang yang harus beraktivitas fisik berat, ubi jalar saja tidak cukup energi. Diperkirakan 200 g ubi jalar untuk sarapan setara dengan sekitar 240 kkal, sementara sarapan perlu mengandung setidaknya 300 kkal atau lebih untuk memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan.
Di sisi lain, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi ubi jalar terus-menerus selama berbulan-bulan, karena dapat menyebabkan risiko malnutrisi dan rendah kalori. Faktanya, semangkuk bihun atau pho, meskipun jumlah sayuran hijaunya lebih sedikit, tetap lebih beragam dan bergizi daripada ubi jalar, termasuk: pati, protein, dan lemak. Meskipun ubi jalar memiliki kandungan serat dan protein, keduanya tidak seimbang.
Umumnya, orang boleh makan ubi jalar di pagi hari, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi dalam waktu lama. Mereka perlu mengubah menu agar bervariasi dan nutrisinya cukup.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/an-khoai-lang-luoc-vao-bua-sang-co-tac-dung-gi-ar912777.html
Komentar (0)