Acara ini diadakan untuk merayakan Hari Pembebasan Ibu Kota dan Peringatan 25 Tahun Berdirinya Asosiasi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Hanoi .
Lokakarya ini merupakan forum bagi para ilmuwan , perwakilan berbagai departemen, cabang, sektor, distrik, dan kota di Hanoi untuk mempresentasikan, mendengarkan, berdiskusi, dan mengevaluasi hasil yang dicapai dalam bidang transformasi digital di kota tersebut. Dari sana, rekomendasi ilmiah akan disusun, yang akan berkontribusi pada pembangunan Hanoi yang cerdas di masa mendatang.
Bapak Dinh Thien Duc - Wakil Presiden Asosiasi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Hanoi mengatakan bahwa acara tersebut merupakan langkah pertama dalam kerangka Rencana Pelaksanaan Program Koordinasi No. 2706.24 antara Departemen Informasi dan Komunikasi Hanoi dan Asosiasi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Hanoi.
"Lokakarya ini merupakan forum bagi para ahli, ilmuwan, perwakilan departemen, cabang, distrik, dan kota di Hanoi untuk mengevaluasi pencapaian, berdiskusi, dan memberikan rekomendasi ilmiah, yang berkontribusi pada pembangunan Hanoi yang cerdas di masa mendatang," tegas Bapak Duc.
Sejalan dengan itu, kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang pesat, menggantikan banyak pekerjaan manual dan padat karya. Di dunia, negara-negara besar telah membangun strategi pengembangan AI mereka sendiri, menjadikan teknologi AI sebagai inti percepatan ekonomi .
Dalam skala nasional, penerapan teknologi AI di instansi negara, yang umumnya dikenal sebagai "asisten virtual" (terintegrasi ke dalam banyak perangkat platform) dan "chatbot" (beroperasi pada platform obrolan tertentu) untuk meningkatkan efisiensi operasional, semakin dihargai.
Sebelumnya, Kementerian Informasi dan Komunikasi memerintahkan para pelaku bisnis untuk membangun 4 asisten virtual guna melayani masyarakat Vietnam: asisten virtual legislatif - mendeteksi konflik saat menyusun dokumen hukum; asisten virtual eksekutif - mendukung aparatur kader dan pegawai negeri sipil; asisten virtual yudisial - mengurangi pekerjaan hakim; asisten virtual hukum - memberikan dukungan yudisial kepada masyarakat.
Selama pandemi Covid-19, Hanoi menjadi salah satu kota terdepan yang menerapkan AI untuk mendukung upaya melawan pandemi. Baru-baru ini, beberapa distrik di kota ini telah menerapkan chatbot AI untuk mendukung tanya jawab seputar prosedur administratif bagi masyarakat dan pelaku bisnis.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/information-security-and-ai-applications-in-smart-ha-noi-city.html
Komentar (0)