Alasan luar biasa bagi Tiongkok untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026
Oleh karena itu, Sohu (Tiongkok) berpendapat bahwa jika tim Iran tereliminasi karena alasan terkait situasi politik saat ini di Timur Tengah, slot ini harus diprioritaskan untuk tim-tim di Asia. Khususnya, tim Tiongkok akan menjadi salah satu dari dua kandidat pengganti, karena merupakan tim dengan skor tertinggi di antara tim-tim yang tereliminasi di babak kualifikasi ketiga wilayah Asia, bersama dengan tim Palestina.
Indonesia mengalahkan tim Tiongkok 1-0 pada 5 Juni untuk melanjutkan perjuangan meraih mimpi berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
Foto: Reuters
Di babak kualifikasi ketiga wilayah Asia, tim Tiongkok tersingkir setelah kalah 0-1 dari Indonesia pada 5 Juni. Mereka hanya meraih 9 poin setelah 10 pertandingan dan berada di peringkat ke-5 Grup C, meninggalkan Indonesia dan Arab Saudi untuk menempati posisi ke-3 dan ke-4 di babak kualifikasi keempat. Sementara itu, Jepang dan Australia berhasil meraih 2 tiket resmi ke Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Iran, yang memuncaki Grup A, dan Uzbekistan, mengamankan dua tiket ke putaran final. UEA dan Qatar melaju ke babak kualifikasi keempat. Di Grup B, Korea Selatan dan Yordania mengamankan dua tiket ke putaran final, sementara Irak dan Oman melaju ke babak kualifikasi keempat. Palestina tersingkir, tetapi dengan 10 poin, mereka juga berada di atas Tiongkok, di antara enam tim yang tereliminasi di babak kualifikasi ketiga.
Jelas, niat pers Tiongkok terlalu aneh dan tidak memiliki unsur-unsur yang meyakinkan. Hal ini sangat absurd dan aneh. Sebab, bahkan jika tim Iran benar-benar tersingkir, FIFA dan AFC tidak memiliki alasan yang masuk akal untuk memberikan kesempatan kepada tim-tim yang tersingkir dari babak kualifikasi ketiga, termasuk tim Tiongkok.
Dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 di Asia, masih terdapat 6 tim yang berpartisipasi di babak kualifikasi keempat untuk memperebutkan 2 tiket resmi tersisa. Jika tim Iran tersingkir, FIFA dan AFC dapat meningkatkan babak ini menjadi tiket langsung ketiga ke putaran final, yang mungkin lebih masuk akal. Oleh karena itu, tim Tiongkok tidak memiliki alasan untuk menjadi kandidat pengganti tim Iran," tegas CNN Indonesia sebelum informasi dari laman Sohu .
Tim Indonesia (berbaju putih) menghadapi tantangan besar di babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia, karena mereka akan bertanding di Qatar atau Arab Saudi.
Foto: Reuters
CNN Indonesia juga melaporkan: "Pada babak kualifikasi keempat, dua tiket resmi tersisa akan diperebutkan, dengan dua tim yang finis pertama di setiap grup akan memperebutkan satu tempat di Piala Dunia 2026. Dua tim yang finis kedua di setiap grup akan bertanding dalam pertandingan play-off untuk memperebutkan tiket ketiga menggantikan Iran, alih-alih satu tempat di babak play-off Interkontinental."
Namun, ini hanyalah kemungkinan, jika Iran tersingkir. Namun sejauh ini, FIFA belum berkomentar. Ini berarti posisi Iran di Piala Dunia 2026 tidak akan terpengaruh. Sementara itu, pengundian babak penyisihan grup baru akan dilakukan pada bulan Desember tahun ini, dan Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada akan berlangsung hampir setahun dari sekarang.
Selain itu, menurut media Eropa, seperti The Guardian , FIFA dapat menetapkan aturan khusus untuk tim Iran, yaitu mereka akan ditempatkan di Grup A bersama tuan rumah Meksiko di Piala Dunia 2026. Hal ini dilakukan untuk mencegah tim Iran dan para penggemarnya tidak dapat pergi ke AS karena larangan perjalanan di sana. Sementara dua negara tuan rumah lainnya, Meksiko dan Kanada, tidak memiliki larangan apa pun terhadap tim dan penggemar Iran.
Dengan menerapkan aturan khusus ini, FIFA dapat mengikuti contoh UEFA yang memisahkan semua klub Rusia dan Ukraina, atau Ukraina dan Belarus ke dalam grup berbeda pada pengundian Piala Eropa, untuk menghindari ketegangan akibat situasi politik di negara tersebut, menurut CNN Indonesia.
Sumber: https://thanhnien.vn/bao-indonesia-bat-binh-cuc-do-vi-co-tin-doi-trung-quoc-thay-iran-du-world-cup-2026-185250625092938588.htm
Komentar (0)