Pada malam tanggal 9 Juli, Bapak Nguyen Xuan Dieu, Ketua Komite Rakyat Komune Thuong Loc (Kecamatan Can Loc, Ha Tinh ), mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di wilayah tersebut. Lahan pertanian tempat insiden tersebut terjadi adalah milik keluarga Bapak Nguyen Huy Pho (39 tahun, tinggal di Desa Thanh My).
Peternakan Tuan Pho kehilangan sekitar 10.000 ayam (Foto: TL).
Sekitar pukul 12 siang di hari yang sama, peternakan ini sayangnya mengalami korsleting listrik yang menyebabkan sistem kipas pendingin berhenti bekerja.
Hanya dalam beberapa jam dalam cuaca panas, ribuan ayam mati lemas, membuat pemilik peternakan tidak dapat bereaksi.
"Sekitar 10.000 ekor ayam dari total 14.000 ekor mati, menyebabkan kerugian besar. Pemerintah mengerahkan aparat desa dan warga setempat untuk membantu Pak Pho menangani ayam-ayam yang mati tersebut dan menyelamatkan harta bendanya. Kami juga memasang informasi di media massa dan pengeras suara di desa-desa sekitar agar masyarakat dapat datang dan membeli ayam," ujar Pak Dieu.
Pihak berwenang dan penduduk setempat membantu keluarga Tuan Pho memotong ayam untuk dijual guna menyelamatkan aset mereka (Foto: TL).
Saat ini, setiap ekor ayam beratnya sekitar 2 kg setelah dibersihkan, dan dijual seharga 50.000 VND/ekor. Masyarakat telah memberikan dukungan untuk membeli sekitar 50% dari ayam yang rusak.
Menurut ketua komune, Pak Pho telah mengelola peternakan ayam selama kurang lebih 3-4 tahun. Pemilik peternakan telah memelihara ayam-ayam ini selama hampir 3 bulan. Dalam waktu sekitar 20 hari, ayam-ayam tersebut akan mencapai berat yang cukup untuk dijual di pasar, tetapi sayangnya, insiden di atas terjadi.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)