Dalam seminar "Peningkatan Kapasitas Manajemen Perhotelan dan Kualitas Layanan bagi Tamu dalam Kegiatan Usaha Akomodasi Pariwisata di Da Nang" pada sore hari tanggal 28 Agustus, Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata kota tersebut menyatakan bahwa setelah penggabungan, Da Nang kini memiliki banyak keunggulan luar biasa, sumber daya pariwisata inti, infrastruktur modern, dan sistem layanan yang semakin lengkap.
Seminar tentang peningkatan kapasitas manajemen dan kualitas layanan di hotel yang diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Da Nang pada sore hari tanggal 28 Agustus.
Dalam 7 bulan pertama tahun 2025, jumlah pengunjung yang dilayani oleh tempat wisata diperkirakan mencapai lebih dari 10,7 juta, meningkat lebih dari 18% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Dari jumlah tersebut, pengunjung internasional diperkirakan mencapai lebih dari 4,2 juta, meningkat lebih dari 21%; pengunjung domestik diperkirakan mencapai hampir 6,5 juta, meningkat 17,1%. Diharapkan sepanjang tahun 2025, jumlah pengunjung yang dilayani oleh tempat wisata diperkirakan mencapai lebih dari 17,3 juta, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama.
"Namun, selain pertumbuhan skala yang pesat, pariwisata Da Nang juga menghadapi tuntutan yang semakin meningkat untuk meningkatkan kualitas layanan, perubahan tren pariwisata digital, pariwisata hijau, pariwisata cerdas, dan persaingan yang semakin ketat antara destinasi domestik dan internasional," ujar Tan Van Vuong, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Da Nang.
Menurutnya, dalam menghadapi kesulitan dan tantangan yang ada, industri pariwisata Da Nang perlu melakukan perubahan yang lebih kuat berdasarkan prinsip memastikan pembangunan berkelanjutan. Salah satu nilai inti yang perlu selalu difokuskan dan terus ditingkatkan adalah kualitas layanan dan layanan pelanggan di akomodasi wisata. Hal ini merupakan faktor inti yang menentukan reputasi, merek, dan pembangunan berkelanjutan setiap unit serta industri pariwisata kota.
Wakil Direktur Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Da Nang Tan Van Vuong berbicara di seminar tersebut.
Oleh karena itu, CSLTDT perlu mempertimbangkan untuk menjamin kondisi kegiatan usaha akomodasi pariwisata; meningkatkan mutu layanan dan mutu pelayanan sebagai tugas utama dan rutin, yang dikaitkan dengan budaya perusahaan, etika profesi, dan strategi pembangunan berkelanjutan.
Para pimpinan Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Da Nang menyatakan bahwa mereka akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendorong dan mengarahkan terciptanya lingkungan usaha pariwisata yang transparan, adil, dan efektif. Mereka akan terus bekerja sama dengan komunitas bisnis untuk mengatasi kendala; mengusulkan mekanisme kebijakan, mendukung pelatihan dan pendidikan sumber daya manusia, serta mempromosikan periklanan... guna menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan usaha.
Source: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/da-nang-nang-cao-chat-luong-dich-vu-tai-cac-khach-san/20250829072357616
Komentar (0)