Dengan penuh rasa syukur dan duka cita yang tak terhingga, Pokja Nomor 6 menyambangi para prajurit dan rakyat di kepulauan Truong Sa, Anjungan DK-I, hadir di Tugu Peringatan Gac Ma, dengan penuh rasa hormat menggelar upacara persembahan bunga, dan membakar dupa guna mengenang para pahlawan dan martir, yakni perwira dan prajurit TNI AL yang telah berjuang, berkorban, dan mengabdikan seluruh jiwa raga demi perjuangan gemilang revolusioner Partai dan bangsa, demi tegaknya kedaulatan suci laut, kepulauan, dan landas kontinen Tanah Air yang abadi dan kokoh.
Para delegasi memasuki upacara persembahan bunga dan dupa di Monumen Gac Ma.
Delegasi persembahan dupa dipimpin oleh kawan Nguyen Dinh Khang - Anggota Komite Sentral Partai, Presiden Konfederasi Umum Buruh Vietnam dan kawan Pham Minh Tuan - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut.
Dengan segala kasih sayang, kekaguman, rasa terima kasih dan emosi yang mendalam, delegasi dengan hormat mempersembahkan dupa, bunga, hadiah dan hati yang tulus kepada para martir heroik Gac Ma.
Pengorbanan heroik mereka digambarkan dengan bangga di gugusan monumen “Mereka yang terbaring di cakrawala” di Area Memorial.
Kamerad Nguyen Dinh Khang - Anggota Komite Sentral Partai, Presiden Konfederasi Umum Buruh Vietnam pada upacara persembahan bunga dan dupa.
Pada upacara peringatan, para delegasi dan rombongan mengheningkan cipta di depan Monumen Gac Ma - para martir yang secara heroik mengorbankan diri untuk melindungi kedaulatan suci laut dan kepulauan Tanah Air.
Pengorbananmu akan selalu menjadi teladan cemerlang bagi generasi sekarang dan mendatang untuk dipelajari, ditiru, dan dibentuk tekad untuk teguh mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah Tanah Air.
Di dalam hati dan pikiran setiap warga negara Vietnam, pengorbanan mulia para perwira dan prajurit Gac Ma akan selamanya menjadi simbol cemerlang patriotisme, semangat nasional, solidaritas dalam mengatasi kesulitan, semangat juang yang gigih, dan dedikasi seumur hidup demi melindungi kedaulatan suci laut dan kepulauan Tanah Air.
Hoang Anh
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)