Lawan Klub CAHN terungkap
Kemenangan 3-2 atas Borneo Samarinda pada malam 6 Februari membantu CAHN Club menutup babak penyisihan grup Kejuaraan Asia Tenggara dengan rekor sempurna.
Pelatih Alexandre Polking dan timnya mengalahkan Buriram United (2-1), Lion City Sailors (5-0), Kaya FC (2-1), Kuala Lumpur FC (3-2), dan Borneo (3-2) untuk memuncaki Grup B dengan 15 poin. Setelah 5 pertandingan, perwakilan Vietnam ini mencetak 15 gol, kebobolan 6 gol, dan menjadi satu-satunya tim di turnamen tahun ini yang mempertahankan rekor sempurna.
Dengan status juara Grup B, CAHN Club akan menghadapi PSM Makassar (peringkat kedua Grup A) di semifinal. Leg pertama akan berlangsung di Indonesia pada 2 April. Kemudian, pada 30 April, CAHN Club akan menjamu lawan mereka di leg kedua di Stadion Hang Day.
Klub CAHN (baju merah) menghadapi PSM Makassar di babak semifinal Kejuaraan Antarklub Asia Tenggara
Berbeda dengan CAHN Club, wakil Indonesia harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk menang 3-0 atas Thanh Hoa agar lolos ke babak penyisihan grup. PSM Makassar bermain imbang dengan BG Pathum (0-0), menang melawan Shan United (4-3), Svay Rieng (1-0), Thanh Hoa (3-0), dan kalah dari Terengganu (0-1).
PSM Makassar bukan tim asing bagi wakil Vietnam. Pada 2019, tim Indonesia menghadapi Binh Duong di semifinal Piala AFC Asia Tenggara. Meskipun PSM Makassar menang 2-1 pada leg pertama di kandang sendiri, tim tersebut kalah 0-1 pada leg kedua di Go Dau, sehingga harus puas melawan Binh Duong karena aturan gol tandang.
Pada tahun 2023, PSM Makassar akan menghadapi tim Vietnam lainnya di Piala AFC, Hai Phong Club. Perwakilan Indonesia tersebut kalah 0-3 di Lach Tray dan imbang 1-1 dalam pertandingan di Indonesia.
Dalam 5 kali pertemuan terakhir dengan klub-klub V-League, PSM Makassar menang 2 kali, seri 1 kali, dan kalah 2 kali. Wakil Indonesia itu menjadi lawan yang tepat bagi CAHN Club untuk dipikirkan di final Piala Antarklub Asia Tenggara.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/clb-cahn-vao-ban-ket-cup-dong-nam-a-dau-doi-cua-indonesia-luc-nao-o-dau-185250207132024196.htm
Komentar (0)