Draf tersebut menguraikan tiga metode penerimaan siswa baru kelas 10: ujian masuk, seleksi, atau kombinasi ujian masuk dan seleksi. Pemilihan metode penerimaan berada di bawah kewenangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Pelatihan akan memberikan rekomendasi kepada Komite Rakyat provinsi/kota yang berada langsung di bawah Pemerintah Pusat untuk menyetujui dan memilih metode tersebut.
Terkait penyelenggaraan ujian masuk, untuk menciptakan kesatuan dan menjamin terselenggaranya ujian yang ringan dan murah, rancangan tersebut menetapkan: ujian masuk kelas 10 akan mencakup 3 mata pelajaran, yaitu matematika, sastra, dan mata pelajaran ketiga atau ujian gabungan yang dipilih oleh Departemen Pendidikan dan Pelatihan, perguruan tinggi dengan sekolah menengah atas dan diumumkan sebelum tanggal 31 Maret setiap tahun.
Mata pelajaran ketiga dipilih dari mata pelajaran yang dinilai berdasarkan skor dalam program pendidikan umum di tingkat sekolah menengah. Pemilihan mata pelajaran ketiga telah berubah selama bertahun-tahun untuk mencapai tujuan pendidikan komprehensif pada jenjang pendidikan dasar.
Ujian tersebut merupakan gabungan mata pelajaran yang dipilih dari mata pelajaran yang dinilai berdasarkan skor dalam program pendidikan umum sekolah menengah.
Terkait waktu ujian, rancangan Peraturan tersebut menetapkan bahwa ujian sastra berdurasi 120 menit; matematika 90 menit atau 120 menit; ujian ketiga 60 menit atau 90 menit; dan ujian gabungan 90 menit atau 120 menit.
Konten ujian masuk kelas 10 merupakan bagian dari program pendidikan umum di tingkat sekolah menengah, terutama program kelas 9.
Rancangan Peraturan tersebut juga menetapkan kerangka persyaratan untuk persiapan ujian, pengawasan ujian, penilaian ujian, tinjauan ujian, dan pengumuman hasil, skor acuan, penerimaan langsung, kebijakan prioritas, dll. untuk memastikan kualitas dan keamanan dalam menyelenggarakan ujian di daerah.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyatakan bahwa sebelum mengumumkan rancangan peraturan untuk menjaring opini publik, Kementerian telah mengirimkannya kepada 63 Dinas Pendidikan dan Pelatihan serta sekolah menengah atas di seluruh negeri untuk mendapatkan masukan mengenai beberapa isi Peraturan tersebut; 60 Dinas di antaranya menyetujui rencana ujian 3 mata pelajaran. Dari 8.898 lembaga pendidikan menengah di 63 provinsi/kota yang mengirimkan masukan, 92,9% masukan menyetujui isi rancangan.
Selain itu, rancangan peraturan penerimaan siswa baru sekolah menengah akan menerapkan metode seleksi. Apabila jumlah pendaftar kelas 6 melebihi target, penerimaan akan dilakukan dengan menggabungkan seleksi dengan tes dan evaluasi kemampuan siswa.
Diharapkan Surat Edaran Peraturan Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA akan selesai dan diterbitkan sebelum tanggal 31 Desember 2024.
Pembaca dapat melihat Drafnya di SINI
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/bo-gddt-dia-phuong-duoc-lua-chon-mon-thi-thu-3-tai-ky-thi-lop-10.html
Komentar (0)