Perusahaan menghadapi pajak tinggi karena tidak bekerja sama dalam kasus pembelaan
Lima perusahaan tidak bekerja sama, termasuk satu perusahaan tergugat yang menolak berpartisipasi dalam kasus tersebut, dan empat perusahaan yang tidak menjawab pertanyaan tentang kuantitas dan nilai dikenakan pajak pendahuluan sebesar 237,65% oleh Amerika Serikat dalam gugatan terhadap piring kertas yang diimpor dari Vietnam.
Lima perusahaan yang tidak bekerja sama dalam gugatan AS terhadap ekspor piring kertas Vietnam telah dikenakan bea masuk awal sementara hingga 237,65%. |
Meskipun Departemen Pertahanan Perdagangan ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) telah berulang kali mencatat perlunya koordinasi dalam tuntutan hukum asing terhadap barang ekspor Vietnam, masih ada bisnis yang secara sementara atau resmi dikenakan pajak tinggi karena tidak bekerja sama dengan penggugat asing.
Yang terbaru, Departemen Perdagangan AS (DOC) mengeluarkan kesimpulan awal penyelidikan anti-subsidi terhadap piring kertas (kode HS 4823.69.0040 atau 4823.61.0040 dan dapat dikemas dengan produk lain di bawah kode HS 9505.90.4000 dan 9505.90.6000) yang diimpor dari Vietnam.
Kasus ini diajukan oleh DOC pada tanggal 14 Februari tahun ini atas permintaan produsen piring kertas AS.
Dalam kasus ini, DOC memilih 2 terdakwa wajib. Namun, 1 terdakwa wajib menolak untuk berpartisipasi dalam kasus ini, sehingga hanya tersisa 1 terdakwa wajib dalam kasus ini.
Menurut kesimpulan awal yang baru saja dikeluarkan, satu-satunya perusahaan terdakwa dalam kasus tersebut dikenakan pajak anti-subsidi sementara sebesar 5,48%.
Terdapat 5 perusahaan yang tidak kooperatif, termasuk: 1 perusahaan tergugat yang menolak berpartisipasi dalam kasus ini dan 4 perusahaan yang tidak menjawab pertanyaan mengenai jumlah dan nilai yang dikenakan bea masuk anti-subsidi sementara hingga 237,65%. Bea masuk ini dihitung berdasarkan data merugikan yang tersedia.
Perusahaan Vietnam yang tersisa dikenakan tarif pajak sebesar 5,48% dengan tarif yang sama dengan tarif perusahaan terdakwa tunggal.
Berdasarkan penentuan awal ini, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) akan meminta deposit untuk pengiriman yang diekspor ke Amerika Serikat berdasarkan tarif bea masuk imbalan sementara di atas mulai 1 Juli 2024.
Departemen Perdagangan menyatakan bahwa selanjutnya, Kementerian Perdagangan berencana melakukan inspeksi lapangan untuk memverifikasi informasi yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan Vietnam. Hal ini menjadi salah satu dasar bagi Kementerian Perdagangan untuk mengeluarkan kesimpulan akhir, yaitu memberikan tarif pajak resmi kepada perusahaan-perusahaan Vietnam.
Pihak yang berkepentingan juga dapat menyampaikan komentar atas kasus tersebut paling lambat 7 hari setelah tanggal laporan pemeriksaan akhir diterbitkan. Sanggahan atas komentar dari pihak lain harus disampaikan paling lambat 5 hari setelah batas waktu penyampaian komentar.
DOC kemudian dapat mengadakan Sidang jika diminta oleh para pihak dan mengeluarkan penentuan akhir (diperkirakan pada tanggal 5 November 2024 jika tidak diperpanjang).
Oleh karena itu, Otoritas Perbaikan Perdagangan menyarankan agar perusahaan terkait mempersiapkan diri dan bekerja sama dengan baik dengan DOC dalam tinjauan mendatang serta mengirimkan komentar disertai kesimpulan awal DOC jika diperlukan.
Data dari Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) menunjukkan bahwa Vietnam mengekspor sekitar 9,3 juta USD produk ini ke AS pada tahun 2022. Pada tahun 2023, Vietnam mengekspor sekitar 9 juta USD (turun sekitar 3% dibandingkan tahun sebelumnya).
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/doanh-nghiep-bi-ap-thue-cao-vi-khong-hop-tac-trong-cac-vu-viec-phong-ve-d219494.html
Komentar (0)