Menurut 9to5Google, tanggal peluncuran ponsel lipat Samsung berikutnya, Galaxy Z Fold 7, semakin dekat dan serangkaian bocoran gambar terbaru produk ini telah menarik perhatian besar dari dunia teknologi. Yang mengejutkan komunitas adalah perubahan desain kamera depan, padahal banyak sumber mengatakan bahwa Samsung mungkin akan meninggalkan teknologi kamera bawah layar yang menjadi ciri khas generasi sebelumnya.
Sebaliknya, Galaxy Z Fold 7 dikabarkan akan kembali ke desain "lubang-lubang" tradisional—pilihan yang sangat populer pada model-model unggulan perusahaan sebelumnya. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, keputusan ini disebut-sebut akan meningkatkan kualitas gambar dan tampilan, terutama mengingat teknologi kamera di bawah layarnya belum mencapai kesempurnaan yang diharapkan.
Akhir pekan lalu, pembocor ternama Evan Blass membagikan gambar baru Galaxy Z Fold 7, yang memperlihatkan tampilan close-up perangkat yang belum pernah dilihat sebelumnya. Gambar tersebut langsung menarik perhatian karena menonjolkan bodinya yang sangat tipis – sesuatu yang telah dikembangkan Samsung selama bertahun-tahun pada ponsel lipatnya. Hal ini dianggap sebagai langkah maju yang signifikan dalam desain, menandakan generasi Fold yang lebih ramping dan modern.
Galaxy Z Fold 7 diperkirakan akan kembali ke desain "hole-punch" tradisional |
Fitur yang paling mencolok dari gambar ini adalah bezelnya yang tipis, saking tipisnya sehingga tombol daya dengan sensor sidik jari terintegrasi hampir tidak muat di dalamnya. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung telah mencapai prestasi penting dalam mengoptimalkan ketebalan perangkat tanpa mengorbankan pengalaman pengguna. Ketipisan yang luar biasa ini tidak hanya membuat perangkat terlihat lebih premium tetapi juga meningkatkan portabilitas—faktor kunci untuk ponsel lipat.
Namun, tidak semua detail desain mengikuti tren "lebih tipis". Dari sudut pandang ini, gugus kamera belakang Galaxy Z Fold 7 tampak masih cukup besar, bertentangan dengan beberapa rumor sebelumnya yang menyebutkan Samsung akan menipiskan bagian ini secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mungkin memprioritaskan mempertahankan kualitas kamera, alih-alih mengorbankan perangkat keras, untuk mencapai ketipisan secara keseluruhan.
Detail paling mengejutkan dalam serangkaian bocoran tentang Galaxy Z Fold 7 adalah hilangnya kamera di bawah layar (UDC) pada layar utama. Sebagai gantinya, Samsung dikabarkan akan kembali ke desain kamera swafoto "hole-punch" tradisional yang muncul pada model Fold pertama.
Perubahan ini menimbulkan kontroversi karena sejak Z Fold 3 diluncurkan pada tahun 2021, UDC dianggap sebagai terobosan teknologi dan menjadi ciri khas seri Galaxy Z Fold. Kembalinya desain Z Fold 2 (2020) membuat banyak orang meragukan arah pengembangan dan strategi produk Samsung di fase selanjutnya.
Ini dianggap sebagai langkah maju yang signifikan dalam desain, menandakan generasi Fold yang lebih ramping dan modern. |
Salah satu teori menyebutkan bahwa Samsung mungkin sedang mempertimbangkan jalur hukum. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Apple sedang bersiap menggunakan teknologi UDC untuk iPhone lipat pertamanya, dan Samsung mungkin ingin menghindari masalah paten di tengah persaingan yang semakin ketat antara kedua perusahaan.
Alasan kedua – dan mungkin lebih praktis – adalah kualitas gambar. Dari Z Fold 3 hingga Z Fold 5, teknologi kamera bawah layar Samsung memang tidak pernah sempurna, seringkali menghasilkan swafoto yang buram dan kurang detail, terutama dalam kondisi minim cahaya. Hal ini membuat banyak pengguna kurang tertarik dengan "fitur futuristik" ini.
Kembali ke kamera punch-hole mungkin merupakan keputusan pragmatis dari Samsung, yang bertujuan untuk memastikan pengalaman pengguna, alih-alih mengikuti tren yang belum selesai. Meskipun kurang "wow" dari teknologi, kamera selfie yang jernih dan stabil selalu menjadi faktor penting bagi pengguna ponsel pintar kelas atas.
Apa pun alasannya, perubahan ini menjanjikan peningkatan kualitas swafoto di layar utama Galaxy Z Fold 7. Ini bisa menjadi kabar baik bagi pengguna sejati, karena faktor pengalaman diutamakan, alih-alih teknologi yang masih sebatas pajangan.
Sumber: https://baoquocte.vn/galaxy-z-fold-7-co-the-khong-con-camera-an-duoi-man-hinh-319858.html
Komentar (0)