Sekitar 150 orang dikerahkan untuk menyingkirkan produk iklan ilegal, termasuk: Komite Rakyat Distrik Hoc Mon; petugas dan tentara dari Kepolisian Distrik Hoc Mon; Kepolisian Kota Ho Chi Minh; personel militer, pegawai negeri sipil, pejabat, organisasi politik dan sosial; serta penduduk Kota Hoc Mon dan 11 komune di Distrik Hoc Mon.
Menurut Bapak Duong Hong Thang, Ketua Komite Rakyat Distrik Hoc Mon, situasi pemasangan, penggambaran, dan penggantungan berbagai jenis iklan di tempat umum di beberapa jalan dan kawasan permukiman masih berlanjut dan belum sepenuhnya terselesaikan. Situasi ini mengurangi nilai estetika dan memengaruhi gaya hidup perkotaan yang beradab dan berbudaya.
Para pejabat dan pegawai negeri sipil di Distrik Hoc Mon mencopot iklan-iklan ilegal.
"Untuk terus mempertahankan pencapaian dan lebih memperkuat penindakan terhadap produk iklan ilegal, distrik meminta agar terus dilakukan kampanye dan mobilisasi masyarakat secara giat dan efektif, yang berkontribusi dalam menjamin ketertiban dan keamanan sosial, memperindah kawasan perkotaan, serta mengkoordinasikan pencegahan dan pemberantasan kejahatan yang melanggar hukum terkait kegiatan pinjaman ilegal di distrik ini," kata Bapak Duong Hong Thang.
Letnan Kolonel Vo Van Liem, Wakil Kepala Kepolisian Distrik Hoc Mon, dan Kapten Vo Thi Bich Phuong, Wakil Sekretaris Persatuan Pemuda Kepolisian Kota Ho Chi Minh, turut serta dalam penyingkiran iklan ilegal.
Dinas Pemadam Kebakaran Kepolisian Kota Ho Chi Minh juga turut serta dalam mencopot iklan dari tiang-tiang listrik.
Bapak Duong Hong Thang juga mengarahkan kecamatan dan kota di wilayah tersebut untuk mengorganisir dan memobilisasi masyarakat agar terus menyingkirkan produk iklan ilegal dengan motto "15 menit untuk lingkungan/desa yang beradab, bersih, dan aman" setiap minggu. Pada saat yang sama, beliau menugaskan tanggung jawab pengelolaan khusus kepada instansi dan unit untuk wilayah yang telah dibersihkan, untuk mencegah terulangnya pemasangan dan pengecatan iklan ilegal.
Tautan sumber







Komentar (0)