amal, Palang Merah Provinsi (Palang Merah Indonesia) telah aktif melakukan inovasi organisasi dan metode operasinya, serta meningkatkan kapasitasnya untuk memenuhi persyaratan tugasnya dalam situasi baru.
Menanggapi permintaan penataan ulang model organisasi menuju penyederhanaan sistem pemerintahan dua tingkat, Palang Merah Provinsi telah secara proaktif menyesuaikan struktur organisasinya. Menurut Bapak Ly Van Thanh, Ketua Palang Merah Provinsi, saat ini unit tersebut sedang menunggu proyek dari Pemerintah Pusat mengenai penataan dan konsolidasi organisasi massa yang ditugaskan oleh Partai dan Negara di tingkat provinsi dan komunal. Atas dasar itu, Palang Merah Provinsi akan menerbitkan pedoman untuk mengorganisasikan aparatur di komune, kelurahan, zona khusus, sekolah, dan unit layanan publik dengan Asosiasi, membentuk Komite Eksekutif sementara, Komite Tetap, dan Komite Inspeksi. Dalam waktu dekat, pejabat lokal Palang Merah akar rumput akan ditugaskan untuk memegang jabatan rangkap tergantung pada kondisi aktual, guna memastikan kelancaran operasional dan fungsi yang tepat.
Setelah Palang Merah tingkat distrik dibubarkan, unit-unit di tingkat komune dan kelurahan, Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Ninh, dan sistem sekolah menengah atas ditetapkan sebagai titik fokus kegiatan. Palang Merah akan menyelenggarakan kongres setelah menerima instruksi resmi dari Pemerintah Pusat, yang diperkirakan akan berlangsung pada kuartal pertama tahun 2026 untuk tingkat akar rumput dan kuartal kedua tahun 2026 untuk tingkat provinsi. Konsolidasi sistem organisasi Palang Merah merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa aparatur Palang Merah beroperasi secara efektif dan konsisten, serta memenuhi kebutuhan kegiatan kemanusiaan dan amal provinsi di periode mendatang.
Selain menyempurnakan aparatur, Palang Merah Provinsi juga berfokus pada inovasi metode operasional, konsolidasi dan peningkatan efektivitas kelompok, klub, dan tim relawan Palang Merah, kesiapan tanggap darurat, dan partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. Palang Merah Provinsi juga memperkuat peran penasihatnya dengan komite partai, otoritas terkait, Front Tanah Air, dan organisasi sosial-politik dalam melaksanakan program bantuan kemanusiaan yang sesuai dengan kondisi setempat.
Kegiatan donor darah sukarela terus berjalan efektif. Pada tanggal 15 Agustus 2025, Komite Rakyat Provinsi mengeluarkan Keputusan No. 3240/QD-UBND tentang pembentukan Komite Pengarah Donor Darah Sukarela Provinsi, dengan Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi yang membidangi kebudayaan dan kemasyarakatan sebagai Ketua Komite; Ketua Palang Merah Provinsi sebagai Wakil Ketua Tetap Komite; dengan partisipasi pimpinan Dinas Kesehatan, Ikatan Pemuda Provinsi, Kepolisian Provinsi, Kodam, dan rumah sakit. Hingga tanggal 26 Agustus 2025, seluruh provinsi telah menyelenggarakan 76 kegiatan donor darah dengan hampir 19.000 peserta, menerima 15.873 kantong darah, mencapai 69,6% dari rencana tahun 2025 (target yang ditetapkan adalah 22.800 kantong darah). Menurut Ketua Palang Merah Provinsi Ly Van Thanh, kegiatan donor darah terus dilakukan secara berkesinambungan tanpa henti untuk menjamin ketersediaan sumber darah guna melayani pengobatan pasien yang tepat waktu dan aman.
Ke depannya, Palang Merah Provinsi akan berfokus pada peningkatan efisiensi operasional Dana Palang Merah, sekaligus berkoordinasi dengan Komite Front Tanah Air Provinsi untuk mengarahkan pengembangan mekanisme mobilisasi sumber daya sosial guna mendukung kegiatan kemanusiaan dan amal. Khususnya, Palang Merah Provinsi sedang membangun sistem basis data kegiatan kemanusiaan untuk mendukung transformasi digital sesuai semangat Resolusi No. 57-NQ/TW tentang pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional. Sistem ini tidak hanya membantu mengelola informasi alamat yang membutuhkan bantuan, tetapi juga menjadikan operasional lebih transparan, menghemat biaya, dan meningkatkan konektivitas antara Palang Merah provinsi dan akar rumput. Sistem ini juga berfungsi sebagai platform data untuk statistik dan evaluasi efektivitas kegiatan kemanusiaan di seluruh provinsi.
Selain itu, Palang Merah Provinsi telah berfokus pada inovasi komunikasi kegiatan kemanusiaan melalui multimedia dan multi-platform, memastikan penyebaran nilai-nilai kemanusiaan secara luas kepada semua lapisan masyarakat. Komunikasi yang efektif juga berkontribusi dalam upaya menggalang dukungan dari organisasi, individu, dan pelaku usaha di dalam dan luar provinsi dalam program bantuan masyarakat.
Sumber: https://baoquangninh.vn/hoi-chu-thap-do-tinh-doi-moi-to-chuc-nang-cao-hieu-qua-hoat-dong-nhan-dao-3373172.html
Komentar (0)