Malawi akan mengalami gelombang panas pada puncaknya, sekitar 44 derajat Celsius. (Sumber: Malawi 24) |
Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan menghindari alkohol dan kafein karena minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi dalam kondisi yang keras.
Badan meteorologi negara itu memperingatkan bahwa meskipun suhu tinggi tidak jarang terjadi pada bulan Oktober, gelombang panas diperkirakan akan menjadi lebih sering dan parah karena dampak perubahan iklim.
Situasi mengerikan ini mencerminkan gelombang panas hebat yang melanda sebagian Afrika Utara, Eropa, Amerika Serikat, dan Meksiko pada bulan Juli.
Para pakar iklim membunyikan alarm peringatan untuk tahun 2023, dan memperkirakan tahun ini akan menjadi tahun yang memecahkan rekor untuk suhu.
Tonggak sejarah yang tidak diharapkan ini disebabkan oleh meningkatnya emisi pemanasan global dan dampak fenomena cuaca El Niño.
Departemen Perubahan Iklim dan Layanan Meteorologi di Malawi telah mengeluarkan saran, memperingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi cuaca panas dan tidak nyaman yang berkepanjangan, yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir minggu ini.
Suhu maksimum diperkirakan mencapai 44°C di Lembah Shire selatan dan 40°C di wilayah utara sepanjang Danau Malawi.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)