Menurut Associate Professor, Dr. Nguyen Thi Kim Lien - Kepala Departemen Rehabilitasi (Rumah Sakit Persahabatan Viet Duc), Parkinson adalah penyakit yang menyebabkan gangguan degeneratif progresif lambat yang mengurangi neurotransmitter dopamin. Penderita Parkinson sering mengalami gejala seperti tremor, gerakan terbatas, gerakan lambat, dan keseimbangan berkurang. Pasien sering mengalami ketegangan dan kekakuan saat berjalan, kesulitan menjaga keseimbangan, dan rentan jatuh serta cedera. Ketika pasien Parkinson jatuh, mereka menghadapi risiko seperti patah tulang leher femur dan cedera tulang belakang yang menghalangi mereka untuk berjalan.
Selain itu, pasien Parkinson juga mengalami gangguan fungsi kognitif dan memori. Oleh karena itu, selain mengonsumsi obat untuk memperlambat perkembangan penyakit, rehabilitasi berperan penting dalam membantu pasien Parkinson meningkatkan mobilitas mereka, menghindari ketegangan otot atau kekakuan yang berlebihan, serta membantu otot menjadi lebih lunak agar dapat berjalan lebih mudah dan melakukan gerakan yang lebih berirama.
Terkait kognisi, latihan rehabilitasi akan membantu pasien meningkatkan kemampuan mengingat dan berkonsentrasi. Setiap pasien memiliki gejala yang berbeda-beda, sehingga latihannya juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Profesor Madya, Dr. Nguyen Thi Kim Lien, menekankan: Rehabilitasi merupakan salah satu perawatan non-obat bagi pasien Parkinson. Latihan-latihan tersebut berfokus pada peningkatan kemampuan pasien untuk berkonsentrasi, berpikir, dan mengingat.
Selama berolahraga, pasien perlu mempertahankan umpan balik verbal atau motorik, yang memotivasi pasien untuk tetap berolahraga sebagai kebiasaan sehari-hari. Pasien Parkinson sering mengalami kesulitan berjalan, bergerak, mempertahankan postur, dan keseimbangan, sehingga meningkatkan risiko jatuh dan cedera.
Latihan rehabilitasi untuk pasien Parkinson dapat mencakup angkat beban ringan atau latihan kardiovaskular seperti bersepeda, mesin jalan kaki, dll. Pasien tidak boleh berolahraga berlebihan atau melakukan latihan atau gerakan yang dapat menyebabkan cedera atau jatuh. Para ilmuwan telah mengusulkan beberapa jenis latihan yang cocok untuk pasien Parkinson, termasuk: latihan Tai Chi; latihan tari Tango; latihan Treadmill; dan latihan bersepeda.
Namun, setiap pasien akan disarankan oleh dokter untuk melakukan latihan yang tepat guna memperbaiki setiap gejala. Latihan rehabilitasi tidak membantu menyembuhkan penyakit sepenuhnya. Olahraga yang teratur dan tepat akan membantu pasien mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/nguoi-mac-benh-parkinson-dapat-menekan-phuc-hoi-chuc-nang-10283260.html
Komentar (0)