Pada tanggal 1 April, berbicara dengan wartawan Thanh Nien , banyak warga yang tinggal di blok gedung apartemen B2 (nomor 552 - 588 Cach Mang Thang 8, Distrik 11, Distrik 3, Kota Ho Chi Minh) mengatakan bahwa baru-baru ini, banyak mobil warga yang diparkir di jalan internal gedung apartemen terus-menerus dirusak oleh pencuri.
Jejak mobil terus menerus dibacok maling, warga kebingungan luar biasa
Bapak NG (penghuni kompleks apartemen) mengatakan bahwa pada malam tanggal 25 Februari, Bapak NG mendapati mobilnya (yang diparkir di jalan dalam kompleks perumahan) telah disabet pencuri. Di tempat kejadian, catnya masih tergores, dan sabetan-sabetan tersebut memanjang di kedua sisi pintu dan sisi mobil.
Demikian pula, mobil Nyonya LT (yang diparkir di sebelah mobil Tuan NG) juga tergores pada hari yang sama (25 Februari), sehingga menimbulkan banyak goresan panjang. Nyonya T. harus membayar sekitar 6 juta VND untuk memperbaiki goresan tersebut.
"Sejak awal tahun, mobil saya sudah tiga kali dibobol. Mobil saya dibobol sebelum Tet, dan saya lupa berapa kali. Setiap kali, saya harus mengeluarkan sekitar 4 juta VND untuk memperbaikinya," kata Pak NG dengan nada kesal.
Banyak warga mengatakan bahwa sekitar 10 mobil lainnya juga berulang kali dirusak dengan cara serupa. Khususnya, mobil milik Tn. NG, Tn. H., Tn. HT, Tn. DT, dan Tn. XN dirusak setidaknya dua kali.
"Goresan pada banyak mobil menunjukkan banyak kesamaan, kemungkinan disebabkan oleh benda tajam yang sama. Kejadian ini telah terjadi terus-menerus dalam waktu yang lama, membuat kami warga sangat bingung dan kami telah melaporkannya berkali-kali ke Kepolisian Distrik 11," ujar seorang warga yang tinggal di gedung apartemen ini.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga kepada pihak berwajib di Distrik 3.
Terkait kejadian tersebut, pada tanggal 1 April, sumber berita Thanh Nien mengonfirmasi bahwa Kepolisian Distrik 3 (HCMC) telah menerima informasi dari laporan korban dan sedang dalam proses berkoordinasi dengan unit terkait untuk memverifikasi dan menyelidiki.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)