Selain IELTS dan TOEFL, tahun ini, kandidat dengan sertifikat B1, empat keterampilan TOEIC, Aptis ESOL... yang memenuhi persyaratan akan diberikan 10 poin dalam bahasa Inggris dan dibebaskan dari ujian kelulusan untuk mata pelajaran ini.
Pada sore hari tanggal 8 Maret, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengumumkan surat edaran yang mengubah sejumlah pasal Peraturan Ujian Kelulusan, termasuk memperluas daftar sertifikat Bahasa Inggris yang diakui dalam ujian ini.
Dengan demikian, sebagai tambahan terhadap TOEFL ITP 450 poin, TOEFL iBT 45 poin, IELTS 4.0 seperti tahun-tahun sebelumnya, kandidat akan dihitung 10 poin dan dibebaskan dari ujian bahasa Inggris jika mereka memiliki salah satu sertifikat berikut: B1 Preliminary, B1 Business Preliminary, B1 Linguaskill; Aptis ESOL B1; Pearson English International Certificate (PEIC) level 2; TOEIC 4 skills (Listening dan Reading 275, Speaking dan Writing 120); sertifikat level 3 menurut kerangka kerja kemahiran bahasa asing 6 level untuk Vietnam (VSTEP).
Untuk lima bahasa asing lainnya, Rusia, Prancis, Cina, Jerman, dan Jepang, sertifikat yang digunakan untuk pengecualian ujian serupa dengan tahun lalu.
Persyaratan minimal nilai sertifikat bahasa asing dan penerbitan satuan soal pembebasan ujian kelulusan SMA tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Setiap tahun, puluhan ribu kandidat dibebaskan dari ujian kelulusan SMA berkat sertifikat bahasa asing. Pada tahun 2023, hampir 46.700 kandidat termasuk dalam kategori ini, yang mencakup sekitar 4,5% dari total jumlah kandidat.
Fakta bahwa skor IELTS 4.0 atau setara dihitung sebagai 10 dan dibebaskan dari ujian kelulusan bahasa Inggris telah menimbulkan kontroversi, tetapi banyak guru percaya bahwa jarang ada kandidat yang mempelajari IELTS hanya untuk dibebaskan dari kelulusan. Siswa sering menggunakan sertifikat bahasa asing untuk penerimaan universitas. Saat ini, hampir 100 sekolah menggunakan IELTS dan TOEFL untuk penerimaan, dengan menggabungkan skor sertifikat dengan skor ujian kelulusan, skor tes penilaian kompetensi, atau catatan akademik.
Selain menambahkan beberapa sertifikat Bahasa Inggris, peraturan ujian kelulusan tahun ini dengan jelas menetapkan tanggung jawab peserta ujian independen, barang terlarang di ruang ujian, dan putaran independen di area ujian... untuk meminimalkan kecurangan. Ini merupakan poin-poin baru dibandingkan dengan peraturan lama.
Para peserta ujian kelulusan SMA tahun 2023 di SMA Trung Vuong, Distrik 1. Foto: Quynh Tran
Tahun 2024 merupakan tahun terakhir ujian kelulusan SMA yang dilaksanakan sebanyak 5 kali ujian.
Kandidat harus mengikuti tiga tes wajib: Matematika, Sastra, Bahasa Asing, dan memilih salah satu dari dua tes gabungan: Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia, Biologi) atau Ilmu Pengetahuan Sosial (Sejarah, Geografi, Pendidikan Kewarganegaraan untuk siswa SMA dan Sejarah, Geografi untuk siswa pendidikan berkelanjutan). Di antaranya, Sastra berbentuk esai, sedangkan mata pelajaran lainnya berbentuk pilihan ganda.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan berencana menyelenggarakan ujian kelulusan sekolah menengah atas tahun 2024 pada akhir Juni.
Thanh Hang
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)