Surat Edaran ini mengatur mengenai pemeriksaan kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perundang-undangan di bidang mata uang, perbankan, valuta asing, dan anti pencucian uang (selanjutnya disebut mata uang dan perbankan) bagi subjek pemeriksaan.
Subjek permohonan tidak hanya ditujukan kepada instansi di bawah Bank Negara, lembaga kredit, cabang bank asing yang memiliki kegiatan perbankan, tetapi juga kepada organisasi yang memiliki kegiatan valuta asing, kegiatan perdagangan emas; organisasi yang memiliki kegiatan informasi kredit; organisasi yang menyediakan layanan pembayaran perantara yang bukan bank; organisasi dan individu lain yang terkait dengan pemeriksaan kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perundang-undangan di bidang mata uang dan perbankan.
Akan melakukan inspeksi mendadak terhadap bank, organisasi dan individu yang terlibat dalam kegiatan moneter dan perbankan.
Tujuan pemeriksaan adalah untuk meninjau dan mengevaluasi informasi, data, dan kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perundang-undangan moneter dan perbankan dari entitas yang diperiksa guna memastikan kelengkapan, keakuratan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan moneter dan perbankan; meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan negara di sektor moneter dan perbankan. Sekaligus, mendeteksi, mencegah, dan menangani pelanggaran peraturan perundang-undangan moneter dan perbankan. Mengusulkan perubahan, penambahan, dan penyempurnaan mekanisme, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan moneter dan perbankan jika diperlukan. Berkontribusi dalam memastikan perkembangan sistem lembaga perkreditan dan sistem keuangan yang aman dan sehat; melindungi hak dan kepentingan sah para deposan dan nasabah lembaga perkreditan.
Inspeksi dilakukan secara berkala atau mendadak. Pastikan tidak ada tumpang tindih atau duplikasi isi, waktu, atau subjek inspeksi antar kegiatan inspeksi unit inspeksi, antar kegiatan inspeksi dan antar kegiatan inspeksi. Unit inspeksi melakukan inspeksi mendadak berdasarkan persyaratan manajemen dan situasi aktual, atau berdasarkan permintaan, usulan, atau masukan dari lembaga negara, organisasi, individu yang berwenang, atau atas permintaan atau arahan Gubernur Bank Negara.
Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 8 Februari.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)