Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Banyak tantangan yang menanti menjelang pelantikan Trump.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên09/01/2025

Presiden terpilih AS Donald Trump kini memasuki fase krusial menjelang pelantikannya pada 20 Januari. Ia juga menghadapi kesulitan karena Partai Republik masih terpecah belah mengenai strategi legislatifnya.


Masalah menyatukan strategi

Reuters melaporkan bahwa Presiden terpilih AS Donald Trump dan para senator Partai Republik bertemu selama berjam-jam di Capitol pada tanggal 8 Januari tetapi gagal mencapai kesepakatan yang jelas. Salah satu poin perselisihan terbesar di antara Partai Republik adalah apakah prioritas Trump mengenai pajak, perbatasan, energi, dan militer harus diatur dalam satu atau dua undang-undang terpisah.

Trump meminta Mahkamah Agung untuk menghentikan putusan kasus uang tutup mulut tersebut.

Ketua DPR AS Mike Johnson mendukung satu rancangan undang-undang yang membahas isu-isu kunci seperti pemotongan pajak, keamanan perbatasan, deportasi imigran ilegal, dan pengembangan energi. DPR percaya bahwa rancangan undang-undang yang komprehensif akan memungkinkan pemerintahan Trump untuk segera menerapkan agendanya tanpa terpecah-pecah menjadi putaran negosiasi yang panjang. Sementara itu, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune (Partai Republik) mengusulkan untuk membagi rancangan undang-undang tersebut menjadi dua paket terpisah untuk meningkatkan peluang pengesahannya. Ketidaksepakatan antara kedua kamar ini juga membuat Trump gelisah. "Saya suka satu rancangan undang-undang besar dan bagus. Tetapi dua paket akan lebih pasti, segalanya akan berjalan sedikit lebih cepat, karena Anda dapat memproses imigrasi lebih cepat," kata Presiden terpilih seperti dikutip AFP.

Thách thức bủa vây trước lễ nhậm chức của ông Trump- Ảnh 1.

Presiden terpilih Donald Trump dan istrinya Melania di upacara peringatan mendiang Presiden AS Jimmy Carter pada 8 Januari.

Selain perdebatan tentang strategi legislatif, anggota Partai Demokrat juga menekan Trump terkait janji-janji kampanyenya. "Mereka sekarang memiliki mayoritas. Mereka memiliki pertanggungjawaban. Kami dan rakyat Amerika akan mengawasi," kata Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer (Demokrat) pada 7 Januari. Menghadapi tantangan ini, presiden terpilih diperkirakan akan mengadakan serangkaian pertemuan di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida akhir pekan ini dengan para anggota parlemen dalam upaya untuk menjembatani perbedaan, menurut Reuters.

Masalah hukum

Di luar kontroversi seputar strategi legislatif, Presiden terpilih Trump juga menghadapi tantangan hukum terkait gugatan yang menuduhnya memalsukan catatan bisnis untuk membungkam bintang porno Stormy Daniels. Reuters, mengutip dokumen yang dirilis pada 8 Januari, melaporkan bahwa tim hukum Trump telah meminta Mahkamah Agung AS untuk segera memerintahkan penangguhan hukuman yang dijadwalkan pada 10 Januari. Langkah ini dilakukan hanya dua hari setelah pengadilan banding New York menolak permintaan Trump untuk penangguhan hukuman di Manhattan. Para pengacara berpendapat bahwa penangguhan tersebut diperlukan untuk mencegah ketidakadilan yang serius dan menghindari terganggunya fungsi pemerintah federal. Menanggapi langkah Trump, Jaksa Distrik Manhattan Alvin Bragg menyatakan, "Kami akan menanggapi dalam dokumen pengadilan."

Trump ingin mengakhiri konflik Rusia-Ukraina dalam waktu 100 hari.

Meskipun menghadapi banyak kontroversi, daya tarik Presiden terpilih tetap tak berkurang. Menurut The New York Times , ia telah mengumpulkan lebih dari $170 juta untuk pelantikannya pada 20 Januari. Jumlah uang dan jumlah donatur sangat besar sehingga beberapa donatur, bahkan mereka yang menyumbang jutaan dolar, telah dimasukkan ke dalam daftar tunggu atau diberitahu bahwa mereka tidak akan menerima tiket VIP karena acara tersebut sudah penuh dipesan.

Polisi menangkap penyusup di Gedung Capitol.

Polisi Capitol menangkap seorang pria berusia 44 tahun, Mel J. Horne, yang membawa senjata dan mencoba memasuki kompleks legislatif AS. Polisi mengatakan mereka menemukan parang di tasnya melalui pemindai di Pusat Pengunjung Capitol sekitar pukul 14.00 pada tanggal 8 Januari (waktu setempat). Menurut Fox News, insiden itu terjadi hanya beberapa jam sebelum Presiden terpilih Trump dijadwalkan mengunjungi Capitol untuk memberi penghormatan kepada mendiang Presiden Jimmy Carter dan bertemu dengan senator Partai Republik. Polisi menambahkan bahwa tidak ada ancaman berkelanjutan terhadap Kongres , Capitol, atau publik.



Sumber: https://thanhnien.vn/thach-thuc-bua-vay-truc-le-nham-chuc-cua-ong-trump-185250109225522882.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sungai Nho Que

Sungai Nho Que

Pojok Seni

Pojok Seni

Senang

Senang