Konferensi - Pameran tentang keuangan digital dalam manajemen anggaran negara pada tahun 2024 (Vietnam Digital Finance 2024 ) dengan tema "Inovasi proses bisnis dan sistem informasi di sektor Keuangan di era digital" berlangsung pada pagi hari tanggal 20 September, di Hanoi .
Berbicara pada pembukaan acara tersebut, Wakil Menteri Keuangan Bui Van Khang menekankan: Akhir-akhir ini, sektor Keuangan telah berfokus pada peningkatan kapasitas infrastruktur digital, penyempurnaan data digital, promosi pengembangan aplikasi dan layanan digital, kontribusi dalam mempersingkat waktu untuk pajak, bea cukai, perbendaharaan, prosedur sekuritas... mengurangi dokumen, waktu dan biaya untuk bisnis dan masyarakat.
Dr. Nguyen Nhu Quynh, Direktur Institut Strategi dan Kebijakan Keuangan, Kementerian Keuangan, memaparkan serangkaian angka yang menunjukkan upaya sektor pajak dalam transformasi digital, meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran negara.
Hingga saat ini, lebih dari 99% bisnis di seluruh negeri telah menggunakan layanan pelaporan dan pembayaran pajak elektronik. Hingga akhir Agustus 2024, sekitar 9,6 miliar faktur elektronik telah diterima dan diproses oleh otoritas pajak.
Dalam 8 bulan pertama tahun 2024, lebih dari 40.000 bisnis mendaftar untuk menggunakan faktur elektronik.
Untuk mengelola pajak dalam aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce) secara efektif, Direktorat Jenderal Pajak telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, serta perbankan untuk menghimpun informasi dari 929 lantai perdagangan e-commerce, 284 aplikasi penjualan daring, dengan 140 juta akun organisasi dan perorangan.
Penerimaan pajak dari badan usaha dan perorangan yang bergerak di bidang usaha perdagangan elektronik (e-commerce) meningkat tajam dari VND 83.000 miliar pada tahun 2022 menjadi VND 97.000 miliar pada tahun 2023. Pada 6 bulan pertama tahun 2024, penerimaan pajak yang terkumpul mencapai lebih dari VND 50.000 miliar.
Selain itu, Kementerian Keuangan mengoperasikan Portal Informasi Elektronik untuk Pemasok Asing untuk membantu pemasok asing dalam mendaftar, melaporkan, dan membayar pajak di Vietnam. Hingga saat ini, 106 pemasok asing telah mendaftar untuk membayar pajak di portal informasi elektronik tersebut, dengan total pendapatan sekitar VND 16.800 miliar.
Hingga saat ini, penerimaan APBN dalam bentuk kas hanya sekitar 0,069% dari total penerimaan. Kementerian Keuangan telah mendigitalkan 100% proses pengumpulan APBN dengan memanfaatkan jaringan bank umum.
Pada akhir tahun 2023, sekitar 98.000 unit pengguna anggaran negara akan berpartisipasi dalam layanan publik; 99% dokumen pengeluaran anggaran negara akan melalui layanan publik daring.
Di bidang Kepabeanan, Kementerian Keuangan tengah menghubungkan, mengintegrasikan, dan menyinkronkan data 100% prosedur administrasi yang dilakukan pada Portal Tunggal Nasional dengan Portal Layanan Publik Nasional untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam melaksanakan prosedur impor dan ekspor.
Sistem informasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terhubung dengan Pangkalan Data Kependudukan untuk melayani autentikasi data warga negara (warga negara tidak perlu menunjukkan buku registrasi rumah tangga atau dokumen terkait tempat tinggal tetap atau sementara saat melakukan prosedur dan pelayanan di bidang kepabeanan).
Namun, menurut Kementerian Keuangan, masih terdapat beberapa tantangan besar dalam penerapan teknologi informasi dan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan APBN. Misalnya, kendala infrastruktur dan pendataan untuk pengelolaan faktur elektronik dan e-commerce.
Setelah sekitar satu dekade menerapkan aplikasi teknologi informasi, banyak sistem di industri Keuangan perlu diubah untuk mengisi kesenjangan teknologi.
Namun, pendanaan masih menjadi kesulitan terbesar saat ini.
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/thu-hang-tram-nghin-ty-tien-thue-tu-140-trieu-tai-khoan-kinh-doanh-online-2324212.html
Komentar (0)