Setelah 25 tahun meneliti penuaan, nutrisi dan penyakit, para ilmuwan telah menemukan kunci untuk hidup panjang dan sehat.
Dr. Valter Longo, 56 tahun, profesor geriatri dan direktur Longevity Institute - University of Southern California (AS), telah menemukan diet unik, termasuk makan sehat setiap hari dikombinasikan dengan pembatasan kalori selama 3-5 hari, dilakukan setiap beberapa bulan sekali.
Seorang peneliti telah menemukan diet yang membantu memperpanjang hidup.
Dan dia mengadopsi metode makan ini untuk menghindari tekanan darah tinggi dan tidak perlu minum obat kolesterol, menurut kantor berita Business Insider .
Profesor Longo menemukan bahwa dietnya dapat mengaktifkan sel punca, meningkatkan regenerasi dan peremajaan di banyak organ, dan mengurangi risiko diabetes, kanker, Alzheimer, dan penyakit jantung.
Diet ini juga telah menghasilkan hasil yang menakjubkan dalam uji laboratorium dan klinis.
Hasil uji klinis menunjukkan bahwa pola makan ini terbukti menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar biomarker kanker, mengurangi lemak tubuh, dan memperbaiki kadar gula darah. Semua hasil ini dapat berkontribusi pada hidup yang lebih panjang dan lebih sehat.
Diet "Umur Panjang"
Diet panjang umur Profesor Longo sebagian besar berbasis nabati, dengan sedikit ikan, 2-3 kali makan per minggu. Pada hari-hari pembatasan kalori, konsumsi hanya 800-1.100 kalori per hari.
Pola makan Profesor Longo sebagian besar adalah vegan dengan sedikit ikan, dua hingga tiga kali makan seminggu.
Jadwal makan harian spesifiknya adalah sebagai berikut:
Sarapan ringan dengan teh. Sarapan ringan Sereal gandum utuh, kacang-kacangan, dan buah. Biasanya roti cokelat dengan selai kacang almond, ditemani apel. Dan secangkir teh, campuran teh hijau dan hitam.
Puasa hingga pukul 16.00-17.00. Usahakan untuk tidak makan apa pun dari sarapan hingga sekitar pukul 16.00-17.00, dan hanya minum 1 cangkir espresso saat makan siang untuk menjaga energi.
Kopi hitam tanpa gula memang ideal. Menambahkan susu dan gula ke kopi Anda justru akan memberikan efek sebaliknya.
Nikmati camilan sore kecil, lalu makan malam. Nikmati camilan ringan berupa biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan buah sekitar pukul 16.00-17.00, lalu makan malam lengkap.
Jika Anda tidak bisa berpuasa dari sarapan hingga makan malam, Anda juga bisa makan siang dengan porsi lebih besar dan makan malam dengan porsi lebih kecil, kata Longo. Hal ini sebenarnya lebih mudah dilakukan oleh kebanyakan orang, menurut Business Insider.
Longo menyarankan untuk mengonsumsi jahe tiga hingga empat jam sebelum tidur. Namun, ia mengingatkan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan perubahan pola makan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)