Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mulai 1 Juli, perumahan masa depan tidak dapat digadaikan ke bank, HoREA menyatakan kekhawatirannya

Báo An ninh Thủ đôBáo An ninh Thủ đô31/01/2024

[iklan_1]

ANTD.VN - Asosiasi Real Estat Kota Ho Chi Minh (HoREA) mengusulkan untuk mengubah peraturan dalam Surat Edaran 22/2023/TT-NHNN tentang larangan bank memberikan pinjaman kepada individu untuk membeli perumahan komersial masa depan yang dijaminkan dengan rumah tersebut.

Surat Edaran 22/2023/TT-NHNN berlaku mulai 1 Juli 2024. Poin positif terbesar dari Surat Edaran tersebut adalah penyesuaian koefisien risiko kredit.

Dengan demikian, pinjaman untuk pembelian rumah susun, pembelian rumah, dan pembangunan rumah dalam program dan proyek dukungan pemerintah akan disesuaikan koefisien risikonya hingga maksimum 50%. Rasio pinjaman terhadap nilai (LTV) juga akan disesuaikan dari 100% atau lebih, dan rasio pendapatan (DSC) akan di atas 35%. Koefisien risiko minimum adalah 20%, yang setara dengan rasio pinjaman terhadap nilai di bawah 40% dan rasio pendapatan di bawah 35%.

Selain itu, Surat Edaran 22 juga menyesuaikan koefisien risiko kredit untuk aset yang merupakan fasilitas kredit khusus berupa fasilitas kredit untuk membiayai proyek bisnis real estat kawasan industri dari 200% menjadi 160%.

Amandemen ini diharapkan dapat mendorong lembaga kredit untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada proyek perumahan sosial dan proyek perumahan di bawah program dan proyek dukungan Pemerintah. Pada saat yang sama, amandemen ini akan berkontribusi dalam mengatasi kesulitan dan mendorong perkembangan pasar properti yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

HoREA đề nghị cho phép cá nhân vay mua nhà được thế chấp bằng nhà ở hình thành trong tương lai

HoREA mengusulkan agar individu diperbolehkan meminjam uang untuk membeli rumah dengan menggunakan perumahan masa depan sebagai jaminan.

Namun, menurut HoREA, beberapa peraturan dalam Surat Edaran 22, jika tidak segera diubah, dapat berdampak negatif terhadap proses pemulihan dan pengembangan pasar properti baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Secara khusus, HoREA sangat prihatin dengan ketentuan dalam Surat Edaran 22 tentang pinjaman beragunan properti bagi individu untuk membeli rumah, termasuk rumah komersial. Oleh karena itu, bank komersial dan cabang bank asing hanya diperbolehkan memberikan pinjaman kepada individu untuk membeli rumah yang "selesai untuk diserahterimakan", yaitu "rumah tersedia".

"Oleh karena itu, Surat Edaran No. 22/2023/TT-NHNN tidak memperbolehkan bank umum dan cabang bank asing memberikan pinjaman kepada perorangan untuk membeli rumah komersial yang belum selesai untuk diserahterimakan (yaitu rumah komersial yang dibangun di masa mendatang) dengan jaminan (hipotek) rumah tersebut. Oleh karena itu, perorangan yang ingin meminjam kredit untuk membeli rumah komersial yang dibangun di masa mendatang harus menerapkan langkah-langkah jaminan lain atau menjaminkannya dengan aset lain," ujar Bapak Le Hoang Chau, Ketua HoREA, dengan nada khawatir.

Oleh karena itu, HoREA berpendapat, apabila peraturan tersebut di atas tidak segera diubah, saat Surat Edaran No. 22 mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2024, dikhawatirkan dapat menimbulkan akibat yang tidak baik, yaitu menimbulkan kesulitan dan menghambat kelancaran jalannya pasar properti, yang pada gilirannya akan berdampak negatif terhadap proses pemulihan dan pengembangan pasar properti baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Selanjutnya, tidak memperbolehkan lembaga kredit untuk memberikan kredit kepada perseorangan guna membeli rumah komersial masa depan yang digadaikan dengan rumah tersebut adalah tidak tepat, tidak konsisten, dan tidak sejalan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku seperti: Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Tahun 2015, Undang-Undang Perumahan Tahun 2014 dan Undang-Undang Perumahan Tahun 2023, Undang-Undang Usaha Properti Tahun 2014 dan Undang-Undang Usaha Properti Tahun 2023, Undang-Undang Penanaman Modal Tahun 2020, Undang-Undang Lembaga Kredit Tahun 2010 dan Undang-Undang Lembaga Kredit Tahun 2024...

Dengan membandingkan peraturan perundang-undangan yang relevan (sebagaimana disebutkan di atas) dan situasi praktis, Asosiasi mengusulkan untuk mengubah dan menambah Pasal 11, Pasal 2 Surat Edaran No. 41/2016/TT-NHNN (yang diubah dan ditambah dalam Pasal 1, Pasal 1 Surat Edaran 22/2023/TT-NHNN) dengan menambahkan peraturan yang memungkinkan lembaga kredit untuk memberikan kredit kepada individu guna membeli "perumahan komersial yang akan dibangun di masa mendatang" yang dijamin (digadaikan) dengan rumah tersebut.


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk