Mulai hari ini (1 Juli), pemerintah daerah akan menjalankan model pemerintahan dua tingkat. Di bidang pendidikan , mulai hari ini juga akan terjadi banyak perubahan. Dinas Pendidikan dan Pelatihan di tingkat distrik, kabupaten, dan kota akan dihapuskan. Sebagai gantinya, banyak fungsi dan tugas akan dialihkan ke Komite Rakyat di tingkat komune dan kelurahan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan baru saja menerbitkan peraturan tentang desentralisasi, pelimpahan dan penetapan kewenangan pelaksanaan tugas penyelenggaraan negara pada pemerintah daerah tingkat dua di bidang pendidik dan pengelola lembaga pendidikan.
![]() |
Mulai 1 Juli, kompetisi untuk guru berprestasi akan diselenggarakan di tingkat kecamatan, bukan lagi tingkat kabupaten seperti sebelumnya. |
Salah satu isi penting adalah perubahan kewenangan penyelenggaraan lomba guru berprestasi dan wali kelas berprestasi. Sebelumnya, "Lomba guru berprestasi dan wali kelas berprestasi tingkat kecamatan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Pelatihan untuk guru PAUD, SD, dan SMP di wilayah tersebut". Mulai sekarang, pelaksanaan lomba akan dilakukan oleh "Komite Rakyat Tingkat Kelurahan".
Dengan demikian, tidak akan ada lagi frasa, "guru berprestasi tingkat kabupaten/kota ke atas", Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menetapkan "guru berprestasi tingkat kecamatan ke atas" dan "sertifikat prestasi tingkat kecamatan ke atas" dalam uraian tugas guru PAUD, SD, dan SMP.
Ganti frasa "Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan" dengan frasa "Ketua Panitia Rakyat tingkat kecamatan"; ganti frasa "Direktorat Pendidikan dan Pelatihan" dengan frasa "Panitia Rakyat tingkat kecamatan", ganti frasa "tingkat kabupaten" dengan "tingkat kecamatan" dalam peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan.
Selain itu, tingkat komune juga berwenang menyelenggarakan lomba bagi guru-guru yang berprestasi sebagai pemimpin Tim Pionir Muda Ho Chi Minh .
Komite Rakyat di tingkat komune juga mengambil alih fungsi dan wewenang tingkat distrik sebelumnya mengenai pengaturan kode, standar jabatan profesional, serta pengangkatan dan pengaturan gaji staf pengajar di sekolah prasekolah, sekolah dasar, dan sekolah menengah negeri.
Ketika tingkat distrik dan Departemen Pendidikan dan Pelatihan dihapuskan, fungsi dan tugas Departemen Pendidikan dan Pelatihan juga diperkuat.
Oleh karena itu, Departemen Pendidikan dan Pelatihan diberi tugas tambahan seperti: mengevaluasi kepala sekolah sesuai standar; memilih dan menyetujui daftar staf manajemen pendidikan umum utama yang dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan dan Pelatihan.
Kewenangan untuk memilih dan menyetujui guru inti lembaga pendidikan umum, yang sebelumnya dipilih dan disetujui oleh Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan, kini dilimpahkan kepada Departemen Pendidikan dan Pelatihan.
Source: https://tienphong.vn/tu-17-thi-giao-vien-day-gioi-do-cap-xa-to-chuc-post1756317.tpo
Komentar (0)