Pelatih Troussier telah memanggil 7 striker ke tim nasional Vietnam, namun ketujuh nama tersebut belum mencetak gol di V-League dan divisi utama nasional 2023-2024. Tak hanya memikirkan posisi striker, kini Troussier juga harus memikirkan bagaimana memanfaatkan pemain di posisi striker yang tepat, mengingat persaingan "tiga pemain terbaik" antara Van Toan dan dua pemain muda, Thanh Nhan dan Dinh Bac.
Van Toan sedang tidak dalam performa bagus akhir-akhir ini.
Berkostum tim Nam Dinh , Van Toan belum menunjukkan banyak performa setelah 3 pertandingan terakhir di V-League. Ia hanya menjadi starter 2 kali dan masuk dari bangku cadangan 1 kali. Dalam 205 menit pertama Van Toan di klub barunya, statistiknya relatif kurang.
Menurut data Sportbase, dalam 3 pertandingan terakhir di V-League, rata-rata penyerang kelahiran 1996 ini hanya mencatatkan 0,67 umpan kunci (umpan yang berpotensi menciptakan gol) per pertandingan, dan hanya 3 tembakan tepat sasaran per pertandingan. Statistik Van Toan yang paling impresif adalah kemampuannya menggiring bola dengan akurasi hingga 88% setelah 3 pertandingan. Namun, yang terpenting adalah Van Toan belum mencetak gol.
Mengapa lebih dari 1/3 tim Vietnam berusia di bawah 23 tahun?
Dalam 3 pertandingan di FIFA Days bulan Oktober, posisi penyerang kiri tim Vietnam dirotasi antara Van Toan dan Dinh Bac. Pelatih Troussier memainkan Dinh Bac dalam 2 pertandingan, sementara Van Toan hanya bermain dalam pertandingan melawan tim Tiongkok. Secara keseluruhan, penampilan keduanya tidak terlalu mengesankan. Dalam sesi latihan November untuk mempersiapkan babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026, kapten berusia 68 tahun itu menambahkan Nguyen Thanh Nhan, pencetak gol terbanyak divisi utama nasional 2023.
Dinh Bac (15) cukup banyak diuji oleh pelatih Troussier.
Di tengah performa Van Toan yang kurang memuaskan, Thanh Nhan dan Dinh Bac akan menjadi harapan Pelatih Troussier. Saat ini, Dinh Bac sedang mendominasi dengan bermain 2 pertandingan untuk tim Vietnam selama FIFA Days di bulan Oktober. Di ajang V-League, pemain kelahiran 2004 ini juga bermain total 140 menit dalam 2 pertandingan pertama untuk Klub Quang Nam , tetapi ia tidak dapat bermain di putaran ketiga karena cedera.
Dalam dua sesi latihan pertama bersama tim nasional Vietnam, Dinh Bac harus berlatih terpisah, tetapi ia kembali berlatih bersama seluruh tim pada sesi latihan ketiga. Dinh Bac masih menunjukkan performa yang baik dalam pertandingan-pertandingan terakhir di Quang Nam, tetapi V-League adalah arena yang sangat sengit dengan tingkat benturan yang sangat tinggi, yang sebagian membuat Dinh Bac cukup "takut" dalam pertandingan-pertandingan pertamanya di level tertinggi sepak bola Vietnam.
Adapun Nguyen Thanh Nhan, ia dan Le Van Do adalah dua nama yang bermain di divisi utama nasional dan dipanggil ke tim nasional Vietnam oleh pelatih Troussier. Performa Thanh Nhan dipertanyakan, karena ia belum menunjukkan performa yang baik sejak kualifikasi U-23 Asia 2024 hingga putaran pertama divisi utama bersama PVF-CAND.
Namun, Thanh Nhan adalah pemain favorit Pelatih Troussier. Masa bakti kapten Prancis itu di PVF sudah cukup bagi keduanya untuk saling memahami. Pelatih Troussier sangat menyukai pemain sayap seperti Thanh Nhan. Ia pemain yang cepat, mampu bermanuver dan menciptakan terobosan, dan teknik pribadinya juga tak boleh diremehkan. Khususnya, intensitas menekan Thanh Nhan yang impresif juga bisa menjadi kunci mengapa ia selalu difavoritkan oleh Pelatih Troussier.
Thanh Nhan dulunya adalah murid pelatih Troussier di PVF.
Menurut statistik Soccerway, Thanh Nhan adalah salah satu dari 5 nama yang paling sering digunakan oleh Pelatih Troussier di skuad U-23 Vietnam. Pemain berusia 20 tahun ini bermain dalam 4 dari 5 pertandingan di SEA Games ke-32, serta 2 pertandingan di kualifikasi U-23 Asia 2024. Pada FIFA Days di bulan Oktober, Thanh Nhan bahkan dipanggil ke tim nasional Vietnam, tetapi ia tidak masuk dalam daftar resmi untuk berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan melawan Tiongkok, Korea, dan Uzbekistan.
Thanh Nhan dan Dinh Bac adalah dua pemain muda, dan duo ini diharapkan dapat menciptakan kesegaran di lini serang tim Vietnam. Di saat Van Toan senior sedang tidak dalam performa terbaiknya, inilah kesempatan bagi Thanh Nhan dan Dinh Bac untuk membuktikan kepada para ahli bahwa mereka mampu bermain untuk tim Vietnam.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)