GĐXH - Foto pernikahan pasangan yang telah bersama selama 9 tahun dan memiliki 5 anak di Thanh Hoa saat diposting di jejaring sosial mendapat banyak berkah dari masyarakat.
Beberapa hari terakhir, media sosial ramai membicarakan pernikahan sepasang suami istri di Thanh Hoa, padahal keduanya sudah memiliki 5 orang anak. Diketahui bahwa mempelai pria adalah Tn. Song Lam (lahir tahun 1987, tinggal di komune Dinh Hoa, distrik Yen Dinh) dan mempelai wanita adalah Nn. Nhu Yen (lahir tahun 1993).
Pernikahan tersebut dilangsungkan pada tanggal 2 Januari di kampung halaman mempelai pria di distrik Yen Dinh, provinsi Thanh Hoa. Pengantin pria dan wanita telah bersama selama 9 tahun dan memiliki 5 anak (termasuk 1 anak angkat), sehingga pernikahan kecil di pedesaan ini menarik banyak perhatian.
Seperti halnya pernikahan pada umumnya, upacara pernikahan pasangan pengantin ini juga dilengkapi dengan berbagai ritual lengkap seperti: arak-arakan pengantin, pertukaran cincin, pesta perayaan dengan dihadiri dan didoakan oleh kedua belah pihak keluarga serta para tamu undangan.
Pernikahan Tuan Song Lam dan Nyonya Nhu Yen menyentuh hati banyak orang dan mengirimkan doa restu mereka.
Segera setelah foto-foto pernikahan pasangan ini dibagikan di media sosial, banyak orang mengirimkan doa terbaik mereka agar pasangan ini dapat hidup bahagia selama seratus tahun. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa untuk bisa bersama, keduanya harus bekerja keras dan mengatasi berbagai kesulitan hidup.
Berbicara kepada wartawan, mempelai pria Lam mengatakan dia dan keluarganya cukup terkejut ketika pernikahannya menarik perhatian komunitas daring.
Pak Lam mengatakan bahwa pada tahun 2013, ia dan istrinya bertemu. Saat itu, karena kesulitan bisnis, keluarganya bangkrut. Setelah itu, seluruh keluarganya harus meninggalkan kampung halaman untuk mencari uang guna melunasi utang. "Orang tua saya pergi bekerja, adik perempuan saya kuliah dan bekerja di Hanoi . Saya depresi dan terjebak, mencoba tetapi gagal. Bahkan ada saat saya tidak punya 1.000 VND. Ada saat saya ingin mengakhiri hidup saya. Itu adalah kenangan yang paling tak terlupakan," ungkap Pak Lam.
Tuan Lam dan istrinya beserta anak-anak mereka.
Meskipun ekonomi keluarga telah mengalami banyak perubahan, Ibu Yen tetap mencintai Tuan Lam sepenuh hati. Pada tahun 2016, Tuan Lam memutuskan untuk meminta izin kepada orang tua Ibu Yen agar mereka berdua dapat tinggal bersama dan merencanakan pernikahan yang akan diselenggarakan setelah melunasi semua utang mereka.
Setelah hidup bersama selama beberapa waktu, istrinya melahirkan anak laki-laki kembar, Manh Lam dan Minh Lam. Saat itulah hidupnya membuka lembaran baru. "Itu adalah hadiah paling berharga dalam hidupku. Di saat aku paling kehilangan, kedua anakku lahir. Saat itu, aku berkata pada diri sendiri bahwa apa pun yang terjadi, aku harus berusaha membangun kembali hidupku untuk anak-anakku," ujar Lam.
Setelah bertahun-tahun bekerja keras, keluarga Tuan Lam telah melunasi semua utang mereka, pekerjaannya stabil, dan ia memiliki penghasilan yang tinggi. Oleh karena itu, pada tanggal 2 Januari, ia memutuskan untuk melangsungkan pernikahan untuk menebus pengorbanan dan kehilangan istrinya.
Video sang pengantin pria menyanyikan lagu "I Will Be the Bride" kepada pengantin wanita dan anak-anaknya menyentuh hati banyak orang.
[iklan_2]
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/video-day-xuc-dong-ve-cap-vo-chong-co-5-nguoi-con-song-voi-nhau-9-nam-moi-lam-dam-cuoi-172250106093041589.htm
Komentar (0)