Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Michelle Obama mengungkapkan bahwa ia dan suaminya sempat berselisih paham saat pertama kali menjadi orang tua. Keduanya berselisih paham ketika Barack Obama ingin menggunakan metode Ferber untuk melatih putranya tidur dan berhenti menangis di malam hari.
Metode Ferber diperkenalkan oleh dokter Amerika Richard Ferber pada tahun 1985 untuk membantu bayi belajar menenangkan diri dan tidur mandiri sejak dini. Dengan metode ini, orang tua tidak akan langsung menenangkan bayi mereka ketika menangis di waktu tidur.

Tuan Obama dan istrinya serta kedua anak mereka beberapa tahun yang lalu (Foto: DM).
Orang tua hanya akan memeriksa secara berkala pada interval yang telah ditentukan untuk memastikan bayi mereka aman dan semua kondisi tidurnya baik. Barack ingin menerapkan metode ini, tetapi Michelle menolak.
“Saya sebenarnya tidak ingin menggunakan metode ini, dan saya pikir saya tidak akan mampu melakukannya, karena membiarkan anak saya yang paling saya sayangi menangis lama-lama tanpa ada yang menghiburnya terlalu berat bagi saya,” ungkap Michelle.
Akhirnya, pasangan itu sepakat untuk membagi tugas mengasuh anak di malam hari. "Barack akan mengurus bayi di malam hari, dan dia akan melakukan apa pun yang dia inginkan, dan saya akan tidur lebih awal, menutup telinga, dan saya akan lebih banyak beristirahat dan tidur lebih nyenyak," kenang Michelle.
Meskipun awalnya ragu, Michelle mengakui bahwa metode Ferber ternyata berhasil. Dalam waktu kurang dari seminggu, bayinya terbiasa dan berhenti menangis di malam hari.
Dalam wawancara mengenai topik pengasuhan anak, Ibu Michelle mengatakan bahwa kedua putrinya bersama Bapak Barack Obama - Malia (27 tahun) dan Sasha (24 tahun) - keduanya mengembangkan mentalitas ingin berpisah dari orang tua mereka agar bisa menegaskan diri mereka lebih awal.
Michelle mengatakan ia memahami dan bersimpati dengan psikologi anak-anaknya: "Saya rasa ini cukup umum terjadi pada anak-anak orang terkenal. Mereka semua ingin menegaskan diri sejak dini, tidak ingin hidup selamanya di bawah bayang-bayang orang tua."

Anak-anak Obama segera mengembangkan mentalitas ingin berpisah dari orang tua mereka untuk menegaskan diri (Foto: DM).
Kedua putri mereka telah hidup mandiri selama bertahun-tahun. Putri sulung mereka, Malia, bahkan tidak menggunakan nama Obama saat bekerja di Hollywood.
"Kami bilang padanya, 'Orang-orang akan tetap tahu siapa kamu, Malia,'" tambah Michelle. "Tapi pada akhirnya, kami menghormati keputusannya karena kami mengerti bahwa dia sedang berusaha mencapai tujuannya sendiri."
Barack Obama dan istrinya telah menikah selama lebih dari 30 tahun, dan mereka dikaruniai dua putri pada tahun 1998 dan 2001.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/vo-chong-cuu-tong-thong-my-barack-obama-tung-cai-va-ve-viec-de-mac-con-khoc-20250627204804917.htm
Komentar (0)