Menurut laporan dari Sekolah Menengah Atas Vinh Loc, insiden tersebut terjadi pada tanggal 8 Agustus. Saat itu, guru VXT mendatangi rumah siswa NTH (siswa kelas 7, Sekolah Menengah Pertama Pham Van Hinh, Kecamatan Tay Do, Provinsi Thanh Hoa ) untuk memarahi dan menampar siswa tersebut.
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa guru T. dan murid H. adalah sepupu (ayah H. adalah paman guru T.). Selama masa studinya, keluarga murid H. meminta guru T. untuk menjadi tutornya dari kelas 3 hingga sekarang.
Laporan SMA Vinh Loc yang dikirimkan kepada Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Thanh Hoa menyatakan bahwa penyebab insiden tersebut adalah saat berkomunikasi dengan teman-temannya, H. menceritakan bahwa saudaranya (maksudnya guru T.) mengajar dengan cara yang kasar (menggunakan bahasa kasar). Karena marah karena muridnya berbicara tidak sopan kepada saudaranya, yang juga gurunya, guru T. pun pergi ke rumah H., membentak, dan menampar H. (di hadapan ibu H.).

Segera setelah mengetahui kejadian tersebut, Dewan Direktur sekolah meminta Tuan T. untuk melaporkan dan meninjau.
Setelah kejadian tersebut, Tn. T. dan keluarganya membawa H. ke Rumah Sakit Telinga, Hidung, dan Tenggorokan Pusat Hanoi untuk pemeriksaan kesehatan. Akibatnya, H. mengalami robekan gendang telinga di telinga kirinya. Saat ini, ia dirawat di Rumah Sakit Anak Thanh Hoa dan kondisinya telah stabil.
Sebelumnya, surat kabar Tien Phong melaporkan bahwa pihak berwenang telah turun tangan untuk memverifikasi sebuah video yang diunggah di media sosial. Video tersebut merekam seorang pria mengendarai sepeda motor menuju sebuah rumah, memanggil seorang siswa laki-laki ke halaman, dan kemudian menampar wajahnya berulang kali. Insiden tersebut dipastikan terjadi pada pukul 09.33 tanggal 8 Agustus 2025 di komune Vinh Long, bekas distrik Vinh Loc (sekarang komune Tay Do, provinsi Thanh Hoa). Pria dalam video tersebut adalah seorang guru yang saat ini bekerja di SMA Vinh Loc, dan siswa laki-laki yang dipukuli adalah siswa kelas 7 di daerah tersebut.
Polisi dan sekolah selidiki kasus pemukulan siswa kelas 8 di kedai kopi

Siswa dipukuli dan harus dirawat di rumah sakit.

Kasus 'pemukulan beramai-ramai' menyebabkan siswi mengalami patah tulang leher di Thanh Hoa: 4 siswi dikeluarkan
Source: https://tienphong.vn/vu-thay-giao-den-nha-tat-lien-tiep-vao-mat-hoc-sinh-o-thanh-hoa-nha-truong-bao-cao-su-viec-post1769004.tpo
Komentar (0)