Suatu ketika, saat ia berhasil mencapai tonggak sejarah 100 kali donasi trombosit, Bapak Nguyen Van Thanh (28 tahun, Me Linh, Hanoi ) membagikan pengalamannya di Facebook pribadinya saat menerima komentar skeptis 'bagaimana Anda bisa menyumbang sebanyak itu?' dan ia dicap sebagai 'poster'.
Bapak Nguyen Van Thanh telah mendonorkan darah dan trombosit sebanyak 131 kali - Foto: NVCC
"Sejak itu, saya jarang membagikan informasi tentang donor darah sukarela dan donor trombosit di media sosial. Saya melakukannya diam-diam," aku Thanh.
Bapak Thanh mengatakan bahwa di masyarakat saat ini, "donor trombosit" masih merupakan istilah yang relatif baru, banyak orang hanya mengenal donor darah utuh. Dengan donor darah utuh, setiap orang dapat mendonorkan darahnya hingga 3 bulan/1 kali. Sedangkan untuk donor trombosit (komponen darah), mereka dapat mendonorkan darahnya setiap 3 minggu sekali.
Itulah sebabnya, meskipun telah mendonorkan trombosit selama 10 tahun, Tn. Thanh telah berhasil mendonorkan darah dan trombosit lebih dari 100 kali.
Berbicara tentang motivasi yang mendorongnya untuk terus menjalankan kegiatan amal ini, Bapak Thanh bercerita bahwa pada tahun 2017, beliau mengalami kecelakaan lalu lintas dan harus dirawat di Rumah Sakit Viet Duc. Saat itu, beliau kehilangan banyak darah dan harus menjalani transfusi darah.
"Selama berhari-hari di rumah sakit, menyaksikan korban kecelakaan, bagi banyak pasien saat itu, darah adalah satu-satunya sumber kehidupan. Jika mereka tidak menerima transfusi darah, kemungkinan besar mereka tidak akan selamat. Saya menyadari betapa donor darah membantu pasien bertahan hidup," ungkapnya.
Setelah keluar dari rumah sakit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari, Tn. Thanh tetap mempertahankan kebiasaannya mendonorkan darah dan trombosit.
Setiap bulan, Pak Thanh menempuh jarak 30 km ke Institut Hematologi dan Transfusi Darah Nasional untuk mendonorkan trombosit. Dibandingkan dengan mendonorkan darah, mendonorkan trombosit memiliki standar yang "lebih ketat". Karena itu, ia merasa kurang percaya diri untuk menjaga kesehatannya dengan lebih baik.
"Pernah saya pergi ke rumah sakit untuk mendonorkan trombosit, tetapi karena saya tidak memenuhi kriteria, saya harus kembali. Saat itu, saya tidak tahu bahwa makan banyak protein akan menghalangi saya untuk mendonorkan trombosit. Sejak saat itu, saya belajar untuk makan secukupnya, tidak minum alkohol, tidur lebih awal... agar saya tidak "didiskualifikasi" lagi," kata Thanh sambil tertawa.
Hingga Oktober 2024, beliau telah mendonorkan darah dan trombosit sebanyak 131 kali. Beliau juga merupakan pendonor trombosit sukarelawan yang mendapatkan penghargaan dari Institut Hematologi dan Transfusi Darah Nasional selama 4 tahun berturut-turut.
Setiap hari, banyak anak muda seperti Bapak Thanh yang diam-diam memilih untuk menjalani kehidupan yang baik dan melakukan perbuatan baik untuk membantu pasien yang membutuhkan darah.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/131-lan-hien-mau-va-tieu-cau-chang-trai-am-tham-lam-thien-nguyen-dau-bi-gan-mac-phong-bat-20241028105809192.htm
Komentar (0)