Pusat Konservasi Monumen Hue sedang segera mengembangkan dan mengajukan kepada otoritas yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan Rencana pelestarian, restorasi, dan rehabilitasi Kompleks Monumen Hue hingga tahun 2030, dengan visi hingga tahun 2050.
Di antara lokasi yang termasuk dalam studi perencanaan, dermaga perahu dan area parkir untuk mengunjungi Makam Gia Long, yang terletak di tepi Sungai Perfume di desa Dinh Mon (sekarang di distrik Kim Long, kota Hue), menerima perhatian khusus.

Area dermaga perahu dan area parkir untuk mengunjungi makam Gia Long telah "dilupakan" sejak tahun 2006 hingga sekarang (Foto: Vi Thao).
Sesuai dengan orientasi perencanaan, kawasan ini akan dikembangkan menjadi ruang fungsional untuk penerimaan, pelayanan dan prasarana teknis pariwisata , meliputi tempat parkir, dermaga perahu, bahkan helipad.
Menurut investigasi reporter Dan Tri , pada tahun 2002, Kementerian Kebudayaan dan Informasi (sekarang Kementerian Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata) menyetujui kebijakan investasi untuk proyek pelestarian, pemugaran, dan perindahan kompleks makam Gia Long (makam Thien Tho) dengan total investasi sebesar 59,8 miliar VND.
Proyek tersebut ditugaskan kepada Pusat Konservasi Monumen Hue sebagai investor, dibagi menjadi 3 fase: renovasi infrastruktur teknis, restorasi arsitektur, dan restorasi lanskap lingkungan.
Secara khusus, proyek renovasi infrastruktur teknis meliputi pengerukan aliran sungai Kim Ngoc, pembangunan dermaga mausoleum, tempat parkir wisata di tepi Sungai Huong dan sistem jalan menuju kompleks mausoleum Gia Long.

Dermaga perahu senilai miliaran dolar, yang dibangun di tepi Sungai Huong, tersapu banjir setelah badai Xangsane pada tahun 2006. Sekarang, hanya tersisa anak tangga kosong (Foto: Vi Thao).
Proyek ini rampung dan mulai digunakan pada bulan Juni 2006. Namun, hanya berselang 4 bulan, tepatnya pada bulan Oktober tahun yang sama, badai Xangsane melanda wilayah Tengah, mengakibatkan banjir bandang di Sungai Huong, mengakibatkan tanah longsor, serta menghanyutkan bebatuan dan tanah, tanggul di kedua sisi dermaga mausoleum, dan sebagian infrastruktur lainnya.
Sejak itu, dermaga mausoleum dan tempat parkir wisata di tepi Sungai Perfume telah "dilupakan". Lahan yang terpaksa dihentikan produksinya sementara oleh banyak rumah tangga setempat untuk proyek tersebut kini telah ditinggalkan selama hampir 20 tahun.
Kepala Balai Konservasi Monumen Hue mengatakan, pascabencana alam, pihaknya berkoordinasi dengan unit terkait untuk meninjau lokasi kejadian, mendata total kerugian sekitar 304 juta VND dan melaporkan ke tingkat pusat untuk dilakukan tindakan remediasi.

Sungai Kim Ngoc, yang dikeruk pada tahun 2006 untuk membantu membersihkan air dari kompleks Makam Gia Long ke Sungai Huong, juga rusak akibat bencana alam yang menyebabkan tanah longsor dan sedimentasi (Foto: Vi Thao).
Sedangkan untuk dermaga perahu Sungai Huong, pekerjaan perbaikannya dianggap rumit, dengan potensi longsor susulan akibat dampak bencana alam, sehingga perlu disurvei dan dipelajari lebih cermat. Area parkir juga sering tertimbun lumpur akibat banjir tahunan, sehingga menyebabkan rendahnya efisiensi.
Pada tahun 2022, tempat parkir wisata baru dibangun sekitar 800 m dari mausoleum Gia Long, menggunakan modal sosial, untuk melayani mobil penumpang dengan kurang dari 30 kursi.
Sumber: https://dantri.com.vn/du-lich/ben-thuyen-bi-bao-chon-vui-co-the-tro-thanh-bai-dap-truc-thang-du-lich-20250702170952610.htm
Komentar (0)