Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Pakar keuangan Nguyen Tri Hieu juga mengalami akunnya 'diretas' hingga setengah miliar dong.

VTC NewsVTC News30/03/2024

[iklan_1]

Menghadapi insiden kehilangan uang bank yang terjadi secara berturut-turut baru-baru ini, Dr. dan pakar ekonomi Nguyen Tri Hieu menyatakan keraguannya tentang kerentanan keamanan informasi bank-bank Vietnam.

Secara spesifik, ahli tersebut menyampaikan bahwa bukan hanya nasabah perorangan saja yang kehilangan uang ketika menyimpan uang di bank, Bapak Hieu sendiri beberapa bulan lalu mendatangi bank untuk melakukan transaksi dan mendapati uang sebesar 500 juta di rekeningnya hanya tersisa 50.000 VND.

Dr. dan ekonom Nguyen Tri Hieu mengatakan bahwa uang sebesar 500 juta VND yang disimpan di bank tersebut dicuri oleh pencuri. (Foto: NVCC)

Dr. dan ekonom Nguyen Tri Hieu mengatakan bahwa uang sebesar 500 juta VND yang disimpan di bank tersebut dicuri oleh pencuri. (Foto: NVCC)

"Bersama pihak bank, saya meninjau sistem dan menemukan bahwa pelaku kejahatan menggunakan transaksi Internet Banking (layanan perbankan daring - PV), memberikan informasi pribadi lengkap, dan dua kali menyamar sebagai saya untuk meminta kata sandi baru dari pihak bank," ungkap Bapak Hieu.

Pakar tersebut mengatakan bahwa sistem perbankan kemudian mengirimkan pesan kode OTP ke nomor teleponnya, tetapi ternyata, orang lain dengan nomor telepon yang sama dengannya menerima kode OTP tersebut. Ponsel sang pakar tidak menerima pesan kode OTP.

Setelah mendapatkan kode OTP, pelaku mengubah kata sandi rekening bank dan segera menarik uang.

"Saya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi, tetapi sejauh ini belum ada hasilnya. Saya berencana untuk mengajukan petisi ke Bank Negara dalam waktu dekat, dan sekaligus menuntut bank tersebut di pengadilan untuk mendapatkan kembali uang yang hilang," ujar Bapak Hieu.

Faktanya, Dr. Nguyen Tri Hieu sendiri merupakan salah satu pakar yang memiliki banyak kontribusi positif bagi perkembangan sektor keuangan dan perbankan Vietnam. Namun, insiden yang tidak menguntungkan ini mendorong Bapak Hieu untuk lebih berhati-hati tentang kerentanan keamanan bank, terutama fakta bahwa penipu tersebut mungkin telah menyusup ke sistem untuk mencuri pesan bank yang dikirimkan kepada para pemegang rekening.

"Kehilangan uang di rekening semakin meluas dan berbahaya. Bank Negara Vietnam telah mengeluarkan Keputusan 2345 yang mewajibkan bank untuk melakukan konfirmasi wajah atau sidik jari saat nasabah mentransfer uang di atas 10 juta VND. Keputusan ini berlaku mulai 1 Juli tahun ini. Kemungkinan terdapat celah keamanan, dan itulah mengapa Bank Negara Vietnam mengeluarkan keputusan ini," tambah pakar tersebut.

Faktanya, dengan semakin banyaknya orang yang tertipu dan kehilangan uang simpanan di bank, bank terus menerus mengeluarkan peringatan kepada nasabah agar selalu waspada saat menerima pesan SMS dan panggilan dari orang tak dikenal, yang mengaku sebagai polisi, petugas pajak, petugas pos , atau bahkan karyawan bank yang meminta informasi.

Oleh karena itu, bank menyarankan agar nasabah sama sekali tidak memberikan informasi rahasia seperti nama login, kode OTP, nomor kartu, kode CVV, kata sandi akun, dan sebagainya kepada orang asing. Selain itu, jangan mengakses tautan, pesan, obrolan, atau panggilan telepon yang tidak terverifikasi dalam keadaan apa pun.

Orang-orang hanya masuk melalui perangkat tepercaya, jangan menyimpan informasi masuk di perangkat apa pun; ganti kata sandi setiap 3 bulan atau segera ketika mencurigai adanya pengungkapan informasi; konfirmasikan permintaan tersebut kepada orang yang meminta.

Secara khusus, bank menekankan bahwa siapa pun yang meminta nasabah untuk memberikan kode OTP adalah penipu.

Link: https://znews.vn/chuyen-gia-tai-chinh-cung-bi-hack-nua-ty-dong-trong-tai-khoan-post1467650.html


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk