(Dan Tri) - Tran Thi Phuong Linh (25 tahun, tinggi 1m46, di Binh Duong ) dan Abe Kazuma (42 tahun, tinggi hampir 2m, di Jepang) baru saja melangsungkan pernikahan yang sempurna setelah lebih dari 2 tahun cinta, meskipun perbedaan usia dan tinggi badan.
Dari rekan kerja menjadi kekasih
Pada akhir November, sebuah video muncul di media sosial yang mengabadikan momen pernikahan seorang istri Vietnam dan suami Jepang, menarik 1,2 juta tayangan, lebih dari 30.000 suka, dan ribuan komentar. Dalam video tersebut, saat mengambil foto, sang pengantin pria yang tingginya hampir 2 meter merangkul istrinya yang tingginya 1 meter 46 inci, tetapi karena sang pengantin wanita bertubuh kecil, ia memeluknya dari udara, membuat kedua keluarga tertawa. Setelah momen itu, sang pengantin pria berinisiatif untuk membungkuk dan memeluk istrinya dengan mesra. Di bawah video tersebut, beberapa penonton berkomentar: "Kelihatannya sangat manis", "Saat pertama kali menonton videonya, saya pikir pengantin wanita sedang duduk dan pengantin pria berdiri. Perbedaan tinggi badan mereka memang jauh, tetapi mereka tetap terlihat serasi." Seorang lainnya bercanda: "Sangat manis, ternyata sang pengantin wanita memilih untuk bertubuh tinggi demi menguatkan kehidupan anak-anaknya"... Berbicara kepada reporter Dan Tri , Tran Thi Phuong Linh mengatakan bahwa ia adalah pengantin wanita dalam video tersebut, sementara pria di sebelahnya adalah Abe Kazuma - suaminya. Upacara pernikahan mereka dilangsungkan pada 24 November. Pasangan ini telah kembali ke Jepang dan tinggal serta bekerja di Tokyo, Jepang. "Saya cukup terkejut, awalnya saya agak bingung ketika kisah cinta saya mendapat perhatian dari semua orang, tetapi ketika saya membaca doa restu, saya sangat bahagia," kata Linh. Linh dan suaminya bertemu secara tidak sengaja. Setelah lulus SMA, pada tahun 2018, Linh pergi ke Jepang untuk kuliah di Universitas Reitaku. Selama liburan musim panas tahun 2022, untuk meningkatkan bahasa Jepangnya dan mendapatkan pengalaman, ia melamar pekerjaan paruh waktu di pusat pengujian tempat Kazuma bekerja. "Saat itu, saya tidak pernah menyangka akan jatuh cinta dengan pacar orang Jepang karena ada banyak perbedaan budaya dan gaya hidup," kata Linh. Pertama kali bertemu Kazuma, Phuong Linh langsung merasa waspada. Ia tinggi, berwajah dingin, dan bersuara agak kaku. Beberapa rekan kerja bahkan memperingatkan bahwa "pria ini sangat sulit." Meskipun awalnya cukup pemalu, takdir membuat Phuong Linh dan Kazuma sering bertemu di kereta menuju tempat kerja. Suatu kali, Linh mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk bertanya kepada Kazuma tentang urusan keluarga. Tanpa sengaja, ia bertanya berapa anak yang dimiliki Kazuma. Kazuma tertawa dan menjawab, "Kalau dia tidak punya pacar, bagaimana mungkin dia punya anak?" Jawabannya membuat Phuong Linh malu. Ia segera meminta maaf, pipinya memerah. Momen itulah yang membuat jantung Kazuma berdebar kencang, ia mulai merasakan keindahan gadis muda itu.



Kisah cinta yang "tidak cocok" dan pernikahan yang sempurna
Selama mereka saling mengenal, Linh menyadari bahwa Kazuma adalah orang yang lembut dan emosional. Meskipun ia tidak terbiasa memasak dan takut memegang pisau, ia tetap mencoba belajar memasak hanya untuk melihat senyum Kazuma. Suatu ketika, ketika Linh demam tinggi, Kazuma terus bertanya tentang kesehatannya . Tidak berhenti di situ, ia juga menghabiskan dua jam di kereta dari Tokyo ke Chiba, tempat Linh tinggal, untuk membawakan bubur, obat-obatan, dan merawatnya dengan baik. Kekhawatiran inilah yang membuat Linh tersentuh dan percaya bahwa ia telah memilih orang yang tepat. Meskipun tinggal di dua kota yang berbeda, keduanya tetap menjaga kebiasaan berkencan setiap bulan, menonton film, dan pergi keluar untuk menjaga hubungan mereka. Linh mengatakan bahwa prinsip dalam cinta mereka adalah selalu mendengarkan dan berbagi agar lebih memahami satu sama lain. Saat tampil bersama di jalan, pasangan ini sering menarik perhatian karena perbedaan tinggi badan yang mencolok. Tinggi badan Kazuma yang hampir 2m seringkali mengejutkan orang yang lewat, tetapi bagi Linh, hal itu memberikan rasa aman dan terlindungi saat berjalan di sampingnya.

Foto: Karakter disediakan
Dantri.com.vn
Source: https://dantri.com.vn/doi-song/chuyen-tinh-dua-lech-cua-co-dau-viet-146m-va-ong-chu-nguoi-nhat-cao-2m-20241212104704120.htm
Komentar (0)