Pada tanggal 12 Agustus, Tn. Wang Chengyou, yang tinggal di kompleks apartemen pabrik pemintalan kapas di Kota Shihua (Gucheng, Hubei, Tiongkok), menerima kabar bahwa putranya, yang telah hilang selama 34 tahun, telah ditemukan.
Kabar baik itu membuat pasangan itu meluapkan kebahagiaan. Dalam sekejap, perjalanan 34 tahun mencari putra mereka yang dipenuhi kesedihan dan air mata terbayar lunas. Tuan Wang dan istrinya, Shi Guiju, berpelukan dan menangis.
Pada pagi hari tanggal 18 Agustus, kerabat dan tetangga Tuan Wang beserta istrinya datang ke kompleks apartemen pabrik kapas untuk mendirikan panggung dan mengibarkan spanduk sebagai persiapan menyambut kepulangan putra mereka. Kembang api merah disebar di sepanjang jalan, semua orang bersemangat menyaksikan momen reuni keluarga ini, menurut informasi dari QQ .
Orang tua dan anak-anak bertemu kembali setelah 34 tahun. Foto: QQ
Sekitar pukul 13.00, sebuah mobil polisi yang membawa Wang Yuanyuan (38 tahun) beserta istri dan putranya muncul. Wang Chengyou dan istrinya berlinang air mata. Semakin dekat, sosok putra Wang Yuanyuan semakin jelas.
Tak kuasa menahan haru, sang kakek dan nenek memeluk anaknya sambil menangis, "Anakku, akhirnya kamu pulang."
Musik dan petasan dimainkan saat Wang Yuanyuan, istri, anak-anak, dan orang tuanya memasuki rumah untuk berfoto keluarga pertama mereka setelah bertahun-tahun berpisah. Setelah 34 tahun, akhirnya mereka memiliki foto keluarga lengkap pertama mereka.
Di ruang tamu yang kecil, semua orang terpikat oleh lukisan bertuliskan "Phuc" yang tergantung di dinding. Nyonya Shi memandangi lukisan itu dan berkata, "Saya menyulam ini untuk putra saya. Kini setelah keluarga ini bersatu kembali, ini adalah hal terindah dalam hidup saya."
34 tahun tidak pernah menyerah
Bertahun-tahun yang lalu, Tuan Wang Chengyou dan istrinya, Shi Guiju, tinggal dan bekerja di Kota Shihua. Mereka memiliki dua anak, laki-laki dan perempuan. Hidup mereka damai dan bahagia hingga sebuah kejadian memilukan terjadi.
Hari itu, 9 September 1990, putranya yang berusia 4 tahun pergi bersama teman-teman di lingkungan sekitar dan baru kembali malam harinya. Kakek-neneknya mencari ke mana-mana, tetapi tidak menemukan jejaknya. Mereka kemudian menyadari betapa seriusnya masalah ini.
Saya menelepon semua kerabat dan teman di sekitar untuk mencari anak saya. Selama 3 hari 3 malam, keluarga saya mencari anak saya, tetapi tidak ada kabar.
Hari itu, saya baru saja memakaikan baju baru untuk anak saya untuk penampilannya di sekolah keesokan harinya. Saya tidak pernah menyangka akan bertemu anak saya lagi setelah 34 tahun," kata Pak Wang.
Upaya keluarga Tuan Wang membuahkan hasil. Foto: QQ
Sejak saat itu, ia berhenti dari pekerjaannya di kota dan pergi melakukan berbagai pekerjaan untuk mencari putranya. Ia bisa berjualan, berbisnis, mengemudi, dan sebagainya, asalkan ia bisa berteman agar memiliki lebih banyak kesempatan untuk menemukan putranya.
Selama perjalanan itu, ia bertemu banyak penipu, tetapi ia tetap tidak menyerah.
Berbicara tentang pengalamannya selama 34 tahun, Tuan Wang berkata: "Setiap kali saya menerima petunjuk, saya senang, lalu kecewa. Namun, saya berjanji pada diri sendiri bahwa selama saya sehat, saya akan terus mencari anak saya."
Demi anakku, aku tidak akan pernah menyerah."
Sekarang putranya telah kembali dan kerja keras bertahun-tahun telah membuahkan hasil.
Wu Jiang, kapten teknis Brigade Investigasi Kriminal Biro Keamanan Umum Kabupaten Gucheng, adalah salah satu polisi yang membantu Wang Chengyou dan istrinya menemukan putra mereka.
Tuan Wu bertemu Tuan Wang dan istrinya tidak lama setelah ia mulai bekerja pada tahun 1996. Dengan harapan menemukan anak mereka, Tuan Wang dan istrinya menyerahkan sampel darah dan memasukkannya ke dalam sistem DNA untuk menemukan kerabat.
Berkali-kali, Tuan Wu terharu melihat Tuan Chengyou dan istrinya datang untuk memberi selamat kepada keluarga yang telah menemukan orang yang mereka cintai. Ia mengerti betapa mereka sangat ingin bertemu kembali dengan putra mereka yang hilang. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan berusaha sebaik mungkin untuk menemukan putra Tuan Wang dan istrinya.
Titik balik terjadi pada bulan Juli 2024 ketika polisi menemukan bahwa sampel darah Wang cocok dengan seorang pria bernama Xin Weizong yang tinggal di Quanzhou (Fujian).
Polisi segera datang untuk memverifikasi dan mencari Xin. Setelah mendengar cerita tersebut, Xin pun setuju untuk melakukan tes DNA. Hasilnya menunjukkan bahwa Xin Weizong adalah Wang Yuanyuan, putra Wang Chengyou yang hilang.
Akhirnya, setelah usaha keras, keluarga Tuan Wang akhirnya bersatu kembali. Ia tidak hanya menemukan putranya, tetapi juga memiliki menantu perempuan dan cucu. Kebahagiaan yang tak terlukiskan.
[iklan_2]
Source: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/con-mac-bo-quan-ao-moi-roi-mat-tich-bo-me-nhoc-nhan-tim-kiem-suot-34-nam-172241002085610851.htm
Komentar (0)