Cinta untuk aksara Thailand
Bapak Ha Nam Ninh (lahir tahun 1949, Thailand) di Kota Canh Nang, Distrik Ba Thuoc, Thanh Hoa, dikenal sebagai sosok yang "menjaga jiwa" aksara Thailand kuno. Beliau telah dianugerahi gelar Seniman Berjasa, dan merupakan "alamat merah" bagi arsip aksara Thailand kuno.
Sebelum terlibat dalam penelitian bahasa Thailand, Bapak Ninh adalah seorang guru. Beliau kemudian memegang berbagai jabatan seperti manajer pendidikan distrik, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik yang membidangi budaya dan kemasyarakatan, dan sebagainya.
Bapak Ninh memperkenalkan dokumen-dokumen kuno Thailand yang telah dikumpulkannya. Foto: Le Duong
Sejak kecil, Bapak Ninh diajari oleh orang tuanya untuk berbicara bahasa Thailand dan memahami budaya serta adat istiadat masyarakatnya. Namun, masyarakat hanya berkomunikasi dan bercakap-cakap satu sama lain, kebanyakan dari mereka tidak bisa menulis atau membaca bahasa Thailand.
"Ketika saya menjadi guru, saya banyak berpikir tentang mengapa saya, sebagai orang Thailand, memiliki bahasa tulis tetapi tidak bisa membaca atau menulis. Sejak saat itu, saya ingin mempelajari tulisan etnis saya, tetapi saya tidak tahu harus mulai dari mana," kenang Bapak Ninh.
Hingga tahun 1985, dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin provinsi, ia bertemu dengan Bapak Ha Van Ban (saat itu Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi). Bapak Ban adalah seorang peneliti budaya Thailand.
Aksara Thailand kuno dari ratusan tahun lalu. Foto: Le Duong
"Pak Ban bertanya apakah saya bisa bahasa Thailand, dan saya bilang tidak. Beliau langsung mengkritik saya dan mengatakan bahwa tidak pantas bagi orang Thailand yang tidak bisa berbahasa sendiri, apalagi seorang kader, karena mereka tidak pantas. Lalu beliau menuliskan alfabet Thailand untuk saya," kenang Pak Ninh.
Sebelumnya, Tuan Ninh ingin mempelajari aksara Thailand. Ketika menerima aksara dari Tuan Ban, Tuan Ninh mempelajarinya dengan sangat cepat. Setelah menghafal aksara tersebut, belajar membaca dan menulis, ia pun mulai meneliti dan mengumpulkan dokumen tentang bahasa daerahnya.
Ia menyusun dokumen aksara Thailand untuk masyarakat Thailand di Thanh Hoa . Foto: Le Duong
Setelah 40 tahun, Tn. Ninh kini memiliki ratusan dokumen berharga tentang festival tradisional, karya sastra kuno, dan naskah kuno masyarakat Thailand, seperti: "Kisah Jalan Menuju Surga" yang ditulis pada masa pemerintahan Raja Le Chieu Tong; "Puisi Kham Panh"; "Khun Lu - Nang Ua"; "Song chu son sao"; "Truyen tinh Pha-dua"...
Semua karya ini berharga dan secara jelas mencerminkan kehidupan budaya dan spiritual masyarakat Thailand.
Pengajaran gratis untuk melestarikan tulisan tangan
Bapak Ninh mengatakan bahwa sejak ia mahir, setiap kali ia turun ke lapangan, ia berbicara dan mengajarkan bahasa Thailand kepada masyarakat. Ia juga meneliti dan menyusun sejumlah dokumen tentang bahasa Thailand seperti: aksara Thailand kuno Thanh Hoa, perangkat pengajaran aksara Thailand Vietnam di Thanh Hoa, dokumen tentang pengajaran bahasa etnis Thailand...
Selain itu, ia juga mengumpulkan dan menerjemahkan banyak buku kuno Thailand ke dalam bahasa Mandarin dengan keinginan untuk menyebarluaskannya kepada semua orang.
Bapak Ninh dianugerahi gelar Pengrajin Berjasa. Foto: Le Duong
Selain pekerjaannya, Bapak Ninh juga meluangkan waktu untuk membuka kelas bahasa Thailand gratis bagi pejabat dan masyarakat setempat. Setelah bertahun-tahun membuka kelas gratis dan meraih banyak keberhasilan, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Thanh Hoa telah memberinya sertifikat untuk mengajar bahasa Thailand.
Pada tahun 2006, Provinsi Thanh Hoa memiliki kebijakan untuk mendorong pembelajaran bahasa Thailand. Saat itu, Bapak Ninh menjabat sebagai Wakil Presiden Asosiasi Promosi Pendidikan Distrik Ba Thuoc, sehingga beliau memutuskan untuk membuka kelas bahasa Thailand langsung di kantor pusat Komite Rakyat distrik tersebut.
Meski usianya sudah lanjut, Pak Ninh tetap tekun mengajar bahasa Thailand. Foto: Le Duong
Pada tahun 2007, untuk membuat dasar pelaksanaan proyek pengajaran bahasa Thailand di provinsi tersebut, Departemen Pendidikan dan Pelatihan provinsi Thanh Hoa mengundang Tn. Ninh untuk mengajar bahasa Thailand kepada sejumlah guru Universitas Hong Duc.
Sejak saat itu, setiap musim panas, beliau dan Bapak Pham Ba Thuong (di distrik Quan Son) beserta beberapa guru dan muridnya pergi mengajar bahasa Thailand. Para murid semuanya adalah guru dan warga negara Thailand yang bekerja di distrik dataran tinggi.
Pada tahun 2015, Tn. Ninh mendapat kehormatan untuk dianugerahi gelar Pengrajin Berjasa oleh Presiden atas prestasinya yang luar biasa dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya bangsa, berkontribusi dalam pembangunan dan perlindungan sosialisme, serta membela Tanah Air.
Sumber: https://vietnamnet.vn/cu-ong-o-thanh-hoa-40-nam-suu-tam-tu-lieu-quy-giu-gin-hon-cot-chu-thai-co-2364269.html
Komentar (0)