Rambu-rambu bahaya merupakan salah satu jenis rambu penting dalam lalu lintas. Rambu-rambu ini membantu memperingatkan pengemudi akan risiko yang mungkin terjadi saat berkendara. Rambu-rambu ini juga merupakan salah satu jenis rambu jalan yang paling mendasar dan umum. Jenis rambu ini memiliki karakteristik dan bentuk tersendiri, yang memiliki nilai peringatan akan bahaya di jalan.
Saat menjumpai rambu bahaya dan peringatan, peserta lalu lintas wajib mengurangi kecepatan sesuai kebutuhan, memperhatikan dan bersiap menangani kemungkinan situasi guna mencegah kecelakaan.
Beberapa tanda peringatan bahaya umum
Ciri-ciri tanda bahaya:
- Rambu-rambu bahaya pada umumnya berbentuk segitiga sama sisi dengan tiga titik sudut membulat; satu sisinya horizontal, titik sudutnya mengarah ke atas, kecuali rambu W.208 "Persimpangan dengan jalan prioritas" yang titik sudutnya mengarah ke bawah.
- Tanda bahaya biasanya memiliki latar belakang kuning, batas merah, dan gambar hitam yang menggambarkan informasi yang harus diberi sinyal.
Bentuk kelompok rambu bahaya juga memiliki beberapa kesamaan:
- Rambu-rambu bahaya pada umumnya berbentuk segitiga sama sisi dengan tiga titik sudut membulat; satu sisinya horizontal, titik sudutnya mengarah ke atas, kecuali rambu W.208 "Persimpangan dengan jalan prioritas" yang titik sudutnya mengarah ke bawah.
- Tanda bahaya biasanya memiliki latar belakang kuning, batas merah, dan gambar hitam yang menggambarkan informasi yang harus diberi sinyal.
- Untuk memberi peringatan adanya persimpangan dengan pulau pengaman di tengah persimpangan, kendaraan yang melintasi persimpangan harus memutari pulau pengaman sesuai arah tanda panah.
- Kendaraan di jalan dengan plat nomor W.208 harus memberi jalan kepada kendaraan di jalan prioritas saat melewati persimpangan (kecuali kendaraan dengan hak prioritas sesuai peraturan).
- Untuk memberi peringatan adanya persimpangan dengan lampu lalu lintas apabila pengguna jalan sulit melihat lampu tersebut sehingga mereka dapat menangani situasi tersebut pada waktunya, pasang rambu W.209 "Persimpangan dengan lampu lalu lintas".
Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 100/2019/ND-CP (sebagaimana diubah dan ditambah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 123/2021/ND-CP) dan Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 100/2019/ND-CP, peserta lalu lintas dikenakan sanksi apabila tidak mematuhi perintah dan petunjuk rambu lalu lintas sebagai berikut:
Untuk mobil: Denda sebesar 4 juta VND hingga 6 juta VND dan SIM dapat dicabut selama 2-4 bulan jika pengemudi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pengemudi yang memasuki area terlarang atau jalan dengan rambu larangan masuk akan dikenakan denda sebesar 2-3 juta VND.
Untuk sepeda motor: Pengemudi sepeda motor dan sepeda motor yang tidak mematuhi rambu atau rambu lalu lintas akan dikenakan denda mulai dari 800.000 hingga 1 juta VND dan pencabutan SIM selama 1 hingga 3 bulan jika menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
BAO HUNG
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)