"Istri saya seperti ikan di film itu. Di film itu, ikan itu dimasak perlahan di atas api yang hangat. Semua kru memakannya. Ikan itu sangat segar dan lembut. Istri saya seperti hidangan itu," ujar Tran Anh Hung dengan nada bercanda.
Sutradara Tran Anh Hung dan istrinya Tran Nu Yen Khe di Festival Film Golden Horse
Menurut informasi dari panitia penyelenggara Festival Film Golden Horse, sutradara Tran Anh Hung baru-baru ini berpartisipasi dalam berbagi dan menularkan pengalaman pembuatan filmnya kepada para siswa Akademi Film Golden Horse, dalam rangka Festival Film Golden Horse 2023.
Pada konferensi yang membahas bahasa khusus sinema, pembuat film kawakan itu tampil dengan pakaian kasual yang biasa dikenakannya.
Tran Anh Hung menasihati para pembuat film muda untuk memilih melakukan hal yang paling sulit.
Tran Anh Hung berbagi dengan para siswa: "Bagi saya, hal terpenting dalam sinema adalah bagaimana kita menggunakan bahasa khusus sinema .
Kuncinya terletak pada bagaimana Anda menyandingkan setiap bidikan dan menciptakan kontras, itulah inti dari sebuah film. Saya suka menyandingkan bidikan yang kontras dan membiarkan penonton merasakan ketajaman pisau saya.
Tran Anh Hung dengan penuh semangat memberikan pengalaman pembuatan film kepada para siswa - Foto: Panitia Penyelenggara
Berkarya seni bukan hanya soal inspirasi, tetapi juga membutuhkan perhitungan yang cermat. Hasilnya mungkin terlihat sangat alami dan sederhana, tetapi sebenarnya merupakan hasil dari banyak perhitungan.
Mungkin satu atau dua film pertama membutuhkan inspirasi, tetapi di film ketiga, kita tidak bisa lagi bergantung pada inspirasi. Kita harus menemukan bahasa sinematik yang unik untuk setiap film.
Kalau mau bikin film, harus berani karena jalannya panjang. Dari teriak "Aksi!", harus kuat dan pantang menyerah.
Saat merekam, katakan pada diri sendiri bahwa Anda akan melakukan hal-hal yang belum pernah berani Anda lakukan.
Mungkin berbahaya, mungkin tidak berhasil, tetapi saya selalu mengatakan bahwa ketika diberi pilihan, pilihlah yang paling sulit dan Anda tidak akan menyesalinya.
Karena ketika Anda memilih untuk melakukan hal yang paling sulit, Anda akan memiliki banyak ide untuk membuat film dengan banyak materi."
Tran Anh Hung berbicara tentang hubungannya dengan istrinya dalam "The Pot Au Feu"
Pada kesempatan berpartisipasi dalam Festival Film Kuda Emas dengan film The Pot Au Feu (juga dikenal sebagai La Passion de Dodin Bouffant ), Tran Anh Hung mengaku kepada China Times bahwa karyanya tidak hanya tentang makanan lezat dan cinta, tetapi sebenarnya merupakan cerminan hubungannya dengan istrinya.
Kredit akhir film juga memuat pengakuan bahwa sutradara mendedikasikan film tersebut untuk istrinya.
Tran Anh Hung bercanda mengatakan istrinya seperti hidangan ikan di film - Foto: Variety
"Istri saya seperti ikan di film itu. Di film itu, ikan itu dimasak perlahan di atas api yang hangat. Semua kru memakannya. Ikan itu sangat segar dan lembut. Istri saya seperti hidangan itu," ujar Tran Anh Hung dengan nada bercanda.
Pot Au Feu berlatar Prancis abad ke-19, menceritakan kisah Dodin (Benoit Magimel) - seorang pakar kuliner dan pencinta kuliner, dan Eugenie (Juliette Binoche) - seorang koki yang disegani. Setelah 20 tahun saling mengenal, kedua tokoh ini menjalin hubungan romantis.
Menurut Liberty Times , saat ia memenangkan penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Cannes tahun ini, Tran Anh Hung mengatakan ia sangat bahagia dan mengakui bahwa setelah memenangkan penghargaan tersebut, mencari pendanaan untuk memfilmkan film berikutnya menjadi jauh lebih mudah.
Ia mengungkapkan bahwa karya berikutnya adalah tentang Buddha dan berharap dapat segera menyelesaikannya.
Sutradara Tran Anh Hung dan para mahasiswa dalam seminar yang membahas sinema di Festival Film Golden Horse 2023 - Foto: Panitia Penyelenggara
Festival Film Kuda Emas telah diselenggarakan setiap tahun sejak 1962 dan dianggap oleh para ahli sebagai ajang film paling bergengsi di industri perfilman Tiongkok. Tahun ini, upacara penghargaan akan diselenggarakan dari 9 hingga 26 November 2023.
Dalam rangka festival film tersebut, sejak 2009, sutradara terkenal dunia Hou Hsiao-Hsien telah mendirikan Golden Horse Film Academy.
Di sini, para seniman berbakat datang ke program ini. Mereka bekerja sama selama sebulan untuk syuting dan memproduksi film pendek yang akan ditayangkan di Festival Film Golden Horse.
Pada saat yang sama, para pembuat film terkenal juga diundang untuk memberi kuliah dan berbagi keahlian mereka dalam penulisan skenario, penyutradaraan, sinematografi, dan aspek pembuatan film lainnya.
Akademi ini juga memiliki banyak lokakarya tambahan di mana para pakar industri memberikan pengalaman dunia nyata kepada para talenta di akademi.
Menurut informasi dari panitia penyelenggara, kegiatan Golden Horse Film Academy 2023 akan berlangsung dari 27 Oktober hingga 25 November.
Tuoitre.vn
Sumber
Komentar (0)