DNVN - Bank Sentral AS (The Fed) telah memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin persentase lagi sesuai prediksi para ahli. Sementara itu, harga emas dunia naik lebih dari 1% pada sesi perdagangan 7 November, yang mendorong pemulihan harga emas batangan dan cincin emas SJC domestik pada pagi hari 8 November, setelah penurunan tajam kemarin.
Tepatnya pada pukul 09.00 WIB, Saigon Jewelry Company (SJC) mengumumkan harga emas batangan SJC sebesar 82 - 86,5 juta VND/tael (beli - jual), naik 1 juta VND/tael baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya.
Pada saat yang sama, DOJI Gold and Gemstone Group juga mencatatkan harga emas batangan SJC pada level 82 - 86,5 juta VND/tael (beli - jual), naik 1 juta VND/tael baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya.
Harga cincin emas juga mengalami pemulihan mengikuti tren emas batangan SJC, dengan Saigon Jewelry Company SJC mengumumkan harga cincin emas pada 82 - 84,8 juta VND/tael (beli - jual), naik 1 juta VND/tael dua arah dibandingkan harga penutupan kemarin.
Senada dengan itu, DOJI Gold and Gemstone Group mengumumkan harga cincin emas pada level 82,1 - 84,4 juta VND/tael (beli - jual), dengan kenaikan sebesar 700 ribu VND/tael untuk beli dan 600 ribu VND/tael untuk jual dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya.
Di pasar internasional, pada pukul 02.19 tanggal 8 November waktu Vietnam, harga emas spot naik 1,2% menjadi 2.691,36 USD/ons, setelah mencapai level terendah tiga minggu pada sesi sebelumnya. Harga emas berjangka juga mencatat kenaikan 1,1%, ditutup pada 2.705,80 USD/ons.
Pertemuan kebijakan dua hari tersebut berakhir dengan pemangkasan suku bunga The Fed ke kisaran 4,50% hingga 4,75% karena para pembuat kebijakan melihat pasar tenaga kerja mulai melonggar. Para pedagang memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin persentase lagi pada bulan Desember, menurut data LSEG.
Penurunan suku bunga AS membebani dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan mata uang terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,6% setelah mencapai level tertinggi empat bulan menyusul kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS pada 5 November.
Tai Wong, seorang pedagang logam independen, mengatakan harga emas saat ini sedang dalam tren naik yang kuat dan tidak ada apa pun minggu ini, termasuk pemilu dan keputusan Fed, yang dapat mengubah momentum itu.
Cao Thong (t/h)
[iklan_2]
Source: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/gia-vang-trong-nuoc-tang-manh-tro-lai-sang-8-11-sau-khi-fed-ha-lai-suat/20241108095311532
Komentar (0)