Hingga 16 Desember, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Provinsi telah mengumpulkan pendapatan anggaran negara hampir VND 17.190 miliar (138% dari target yang ditetapkan Kementerian Keuangan dan 132,2% dari target yang ditetapkan provinsi).
Sejak awal tahun, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Provinsi telah berfokus untuk mengikuti arahan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan provinsi secara cermat untuk secara sinkron dan drastis menerapkan solusi guna meningkatkan pendapatan anggaran, memperbaiki lingkungan investasi dan bisnis, serta meningkatkan daya saing. Dengan demikian, total omzet impor-ekspor melalui wilayah tersebut mencapai 17,4 miliar USD (naik 17% dibandingkan periode yang sama tahun 2023). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Provinsi juga telah menarik 1.928 perusahaan baru untuk berpartisipasi dalam prosedur kepabeanan (naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun 2023), hampir 161.000 deklarasi telah diselesaikan melalui Sistem VNACCS/VCIS (naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2023). Selain itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Provinsi juga telah memperkuat dorongan penagihan utang, penyelesaian, peninjauan klasifikasi, penilaian, dan manajemen pajak.
Solusi-solusi di atas telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemenuhan target pendapatan anggaran tahun 2024 yang melebihi target, sehingga pendapatan anggaran negara hingga 16 Desember mencapai hampir VND 17.190 miliar (138% dari target yang ditetapkan Kementerian Keuangan dan 132,2% dari target yang ditetapkan provinsi).
Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa dari seluruh pejabat dan pegawai negeri sipil di lingkungan Bea Cukai Provinsi dalam memajukan kegiatan ekspor-impor, berdagang dengan mitra internasional, dan menciptakan momentum bagi pertumbuhan ekonomi provinsi.
Ratu Rusia
Sumber
Komentar (0)