Kehidupan digital membuat orang-orang, terutama pekerja kantoran, semakin sering menatap layar komputer, ponsel, dan tablet. Hal ini dapat menyebabkan mata tegang dan bahkan nyeri.
Saat menggunakan komputer, ingatlah untuk sering berkedip agar mata Anda tetap lembap. (Sumber: Shutterstock) |
Ketegangan mata adalah kondisi di mana otot-otot kelopak mata meregang dan lelah. Bahkan membaca berjam-jam pun dapat menyebabkan ketegangan mata.
Selain itu, menatap komputer menyebabkan mata tegang dan sakit karena faktor-faktor lain seperti intensitas cahaya komputer, cahaya yang dipantulkan dari luar, penempatan komputer atau kualitas komputer yang tidak tepat, postur duduk, dan perlindungan mata yang tidak tepat...
Tanda-tanda ketegangan mata akibat penggunaan komputer
- Ketegangan mata: Pada kasus ringan, ketegangan mata dapat membuat Anda sulit fokus pada objek, terutama saat mengalihkan pandangan dari satu jarak ke jarak lainnya.
- Sakit mata: Rasa tidak nyaman, rasa kering dan terbakar, bahkan mata merah akan muncul.
- Penglihatan kabur, penglihatan terganggu: Gambar mulai tampak kabur, atau gambar tampak menyilaukan atau berbayang.
- Pusing, sakit kepala: Sakit kepala dan pening merupakan tanda bahwa ketegangan mata akibat komputer telah berubah menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.
- Nyeri bahu dan leher.
Gejala-gejala di atas cukup umum, yang dapat menurunkan kualitas pekerjaan dan memengaruhi kualitas kehidupan sehari-hari.
6 tips untuk membantu mengurangi ketegangan mata
Untuk mengurangi ketegangan mata, ikuti kiat berikut.
1. Perhatikan posisi layar komputer: Layar komputer harus lurus sejajar dengan garis pandang Anda dan sedikit lebih rendah dari ketinggian mata sehingga Anda tidak perlu terus-menerus melihat ke atas.
2. Jangan letakkan layar komputer di depan jendela atau sumber cahaya yang langsung menyinari layar. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan mata.
3. Hindari bekerja dengan komputer di ruangan gelap. Pada siang hari, Anda dapat menyalakan lampu ruangan, tetapi jika cahayanya terlalu terang, hal itu tidak baik untuk mata Anda. Bekerja di lingkungan dengan cahaya alami adalah yang terbaik. Jika Anda bekerja di malam hari, penting untuk menyediakan lampu meja di samping Anda untuk membaca halaman.
Namun, cahayanya tidak boleh diarahkan langsung ke layar komputer, karena akan menyebabkan silau.
4. Perbesar ukuran font saat membaca atau mengetik untuk menghindari ketegangan mata dan kesulitan membaca huruf kecil. Pilih teks hitam dengan latar belakang putih untuk menghindari ketegangan mata saat melihatnya dalam waktu lama.
5. Anda harus membersihkan layar secara teratur, ini tidak hanya membantu mencegah layar menjadi silau atau buram tetapi juga membantu melindungi umur layar.
6. Tetapkan jadwal istirahat yang wajar. Setiap 15-30 menit, rileks dengan meninggalkan meja kerja, berjalan-jalan, atau melihat ke luar jendela untuk mengurangi ketegangan mata.
Jika Anda duduk di depan komputer selama beberapa jam, mata Anda secara bertahap akan melemah, bahkan jika Anda secara teratur "menutrisinya" dengan minyak hati ikan hiu premium.
Selain itu, penting untuk memeriksa kesehatan mata guna mengetahui adanya penyakit refraksi mata. Ini akan membantu menyesuaikan dan mencegah sindrom yang disebabkan oleh komputer sejak dini.
Saat menggunakan komputer, ingatlah untuk berkedip sesering mungkin untuk melembabkan mata Anda dan jangan memaksakan mata Anda terlalu lama.
Para ahli menyarankan agar orang yang bekerja dengan komputer menjaga kebiasaan menatap komputer selama 20 menit, lalu mengalihkan pandangan sekitar 6 meter selama 20 detik. Selain itu, di sela-sela jam kerja, istirahatkan mata selama 10-15 menit dan pijat lembut di sekitar mata.
Berkediplah lebih sering agar mata Anda tidak kering. Ini bukan tipuan, ini sains . Gunakan ini untuk melindungi mata Anda.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)