Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri 2025 akan diikuti oleh 32 tim terbaik dunia, termasuk tim bola voli putri Vietnam (peringkat ke-22 dunia) yang lolos ke turnamen untuk pertama kalinya berkat posisi ke-4 mereka di Kejuaraan Asia. Turnamen ini akan berlangsung di 4 lokasi di Thailand: Bangkok, Nakhon Ratchasima, Chiang Mai, dan Phuket. Tim Vietnam tergabung di Grup G bersama Polandia (peringkat ke-3 dunia), Jerman (peringkat ke-11 dunia), dan Kenya (peringkat ke-23 dunia) yang akan bertanding di Phuket.
Tim bola voli wanita Vietnam (kiri) percaya diri dalam partisipasi pertama mereka di kejuaraan dunia, menghadapi lawan-lawan yang kuat.
FOTO: SAVA
Tim voli Vietnam keluar dan bertemu pegunungan
Berdasarkan jadwal terbaru dari penyelenggara, tim Vietnam akan menghadapi tim terkuat di Grup G, Polandia, pada pertandingan pembuka pukul 20.30 tanggal 23 Agustus. Pada pertandingan kedua pukul 17.00 tanggal 25 Agustus, Tran Thi Thanh Thuy dan rekan-rekannya akan menghadapi unggulan kedua Grup G, Jerman. Pelatih Nguyen Tuan Kiet dan timnya akan menutup babak penyisihan grup dengan pertandingan melawan lawan yang dianggap sama kuatnya, Kenya, pada pukul 17.00 tanggal 27 Agustus.
Mundurnya Nguyen Thi Bich Tuyen di menit-menit terakhir memang berdampak signifikan terhadap performa tim, tetapi pelatih Nguyen Tuan Kiet mengatakan tim harus tetap melangkah maju dengan opsi-opsi alternatif yang telah disiapkan selama proses latihan dan akumulasi. Kapten Tran Thi Thanh Thuy dan rekan-rekannya tidak berada di bawah tekanan untuk tampil maksimal, sehingga mereka yakin akan mampu menampilkan potensi terbaik mereka.
Pelatih Nguyen Tuan Kiet dan murid-muridnya siap mengatasi kesulitan di Kejuaraan Dunia Bola Voli Wanita 2025
FOTO: SAVA
Sebelum kejuaraan dunia, tim voli putri Vietnam menjalani dua pertandingan persahabatan yang berkualitas, menghadapi tim Eropa Spanyol (kalah 0-4) dan perwakilan Afrika Kenya (menang 4-0). "Jika tim Spanyol cenderung bermain cepat, menciptakan tekanan melalui servis, dan melancarkan serangan yang fleksibel, tim Kenya cenderung kuat, tetapi organisasi serangan mereka tidak beragam. Kedua tim tidak menunjukkan kekuatan penuh mereka dalam pertandingan persahabatan, tetapi kami juga belajar beberapa pelajaran, yang darinya kami dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk pertandingan mendatang melawan lawan yang kuat," ujar pelatih Nguyen Tuan Kiet.
Thanhnien.vn
Source: https://thanhnien.vn/lich-thi-dau-giai-bong-chuyen-the-gioi-moi-nhat-viet-nam-no-luc-tot-do-con-vi-ca-bich-tuyen-185250820094006392.htm
Komentar (0)