Ibu Andreea Vanacker tinggal bersama kedua anaknya di Montreal (Kanada). Suatu pagi, ia terbangun dan tiba-tiba merasakan nyeri tajam yang tidak nyaman di sisi kanan wajahnya, menurut situs berita Insider (AS).
Tumor otak yang menekan saraf menyebabkan Andreea Vanacker merasakan nyeri hebat di sisi kanan wajahnya setiap kali ia berbicara.
Rasa sakitnya kambuh setiap kali ia berbicara, tertawa, atau mengunyah. "Rasanya seperti tersengat listrik di sisi kanan wajah saya setiap kali saya menggerakkan otot-otot wajah," kata Vanacker.
Ketika ia pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan, dokter mendiagnosisnya menderita neuralgia trigeminal, suatu kondisi yang menyebabkan nyeri hebat akibat kelainan pada saraf trigeminal. Ia pun dijadwalkan untuk menemui ahli saraf.
Namun, beberapa hari menjelang kunjungannya, rasa sakitnya semakin parah. Ibu Vanacker juga mulai kehilangan keseimbangan, sehingga sulit baginya untuk berjalan.
Selama kunjungan ini, dokter menemukan tumor besar di otak Ibu Vanacker. Untungnya, tumor itu jinak. Kemungkinan besar tumor itu telah tumbuh diam-diam di otaknya selama setidaknya 10 tahun tanpa sepengetahuannya. Rasa sakit di sisi kanan wajahnya disebabkan oleh tumor yang menekan saraf trigeminal.
Ketika dokter memberi tahu kondisinya, Ibu Vanacker terkejut. Ia bangga dengan gaya hidup sehat dan olahraga teratur yang dijalaninya. tidur setidaknya 7 jam/malam
Satu-satunya pengobatan adalah operasi pengangkatan tumor otak. Namun, operasi ini sangat berisiko. Dalam kasus terburuk, Nona Vanacker bisa lumpuh sebagian atau kesulitan berjalan seumur hidupnya.
Setelah pertimbangan yang matang, ia memutuskan untuk menjalani operasi. Ia menemui salah satu ahli saraf terbaik di Montreal. Operasi berlangsung selama sembilan jam dan berhasil.
Tumor tersebut diangkat tanpa merusak saraf yang mengendalikan otot-otot wajah Vanacker. Ia menjalani pemulihan yang panjang. Sekitar lima bulan setelah operasi, ia sudah bisa berolahraga ringan, dan secara bertahap beralih ke latihan yang lebih berat. Sekitar setahun kemudian, rasa sakit akibat operasi di tengkoraknya telah hilang sepenuhnya dan tidak ada komplikasi yang muncul, menurut Insider .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)