Michael (58 tahun, seorang masinis kereta api) mengatakan bahwa ia bekerja shift sehingga tak bisa hidup tanpa kopi. Namun, suatu hari, saat menyesap minuman favoritnya, ia merasakan sakit yang menusuk di tenggorokannya, menurut surat kabar Express .
Saat minum kopi, dia merasakan sakit yang tajam di tenggorokannya.
Tn. Michael pergi ke dokter dan didiagnosis menderita kanker nasofaring. Ia menjalani perawatan intensif selama 3 bulan di Rumah Sakit Leeds (Inggris).
Tn. Michael menjalani 35 kali radiasi dan 3 kali kemoterapi, serta dirawat di rumah sakit dua kali. Setelah 7 bulan perawatan, beliau dinyatakan bebas kanker.
Berbicara kepada badan amal Rumah Sakit Leeds, Michael berkata: "Ketika saya didiagnosis, saya langsung memulai perawatan. Melihat ke belakang, saya merasa sangat beruntung," menurut Express .
Tuan Michael mengingatkan bahwa jika Anda menyadari ada yang tidak biasa pada tubuh Anda, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Gejala kanker nasofaring bisa menimbulkan rasa nyeri di tenggorokan
Tanda dan gejala kanker nasofaring
Menurut Dewan Kanker Australia, ada dua jenis utama kanker tenggorokan: kanker faring dan kanker laring.
Gejala kanker nasofaring dapat meliputi: Nyeri di tenggorokan, sesak napas, batuk terus-menerus, batuk berdarah, perubahan suara seperti serak, kesulitan menelan, perasaan seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan, benjolan di leher atau tenggorokan, penurunan berat badan secara tiba-tiba yang tidak dapat dijelaskan, menurut Dewan Kanker.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)