Jika hasil tes darah seseorang menunjukkan peningkatan kolesterol "jahat" LDL, dokter sering kali akan menyarankan perubahan pola makan. Ini adalah langkah pertama dalam mencegah masalah kesehatan di masa mendatang pada orang dengan kolesterol tinggi. Ada beberapa bukti penelitian yang menunjukkan bahwa buah ara dapat membantu mengontrol kadar kolesterol darah.
Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol, terlalu banyak kolesterol dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan risiko stroke atau serangan jantung, menurut situs tersebut Makan dengan Baik (Amerika).
Mengonsumsi buah ara secara teratur dapat membantu mengendalikan kolesterol darah.
Kadar kolesterol darah yang sehat adalah ketika kolesterol total di bawah 200 mg/dL. Sementara itu, kadar kolesterol LDL "jahat" seharusnya di bawah 100 mg/dL dan kolesterol HDL "baik" seharusnya 60 mg/dL atau lebih tinggi.
Pola makan berperan besar dalam kadar kolesterol darah. Makanan tinggi lemak jenuh, seperti lemak babi atau lemak hewani, dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat.
Sementara itu, mengonsumsi banyak sayur, buah, dan biji-bijian utuh dapat membantu menjaga kadar kolesterol sehat. Khususnya buah ara, buah ini terbukti efektif. mengontrol kolesterol darah
Buah ara berwarna ungu atau hijau, manis, dan cukup tinggi serat. Menurut Departemen Pertanian AS, buah ara segar berukuran sedang mengandung sekitar 1,45 gram serat. Serat larut dalam buah ara dapat bermanfaat bagi kolesterol kita.
Untuk mengendalikan kolesterol lebih efektif, selain makan makanan sehat, perlu juga dikombinasikan dengan olahraga.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nutrisi menemukan bahwa mengonsumsi banyak serat larut dapat membantu menurunkan kolesterol LDL "jahat". Alasannya adalah tubuh tidak dapat mencerna serat larut. Serat jenis ini memiliki kemampuan untuk menyerap kolesterol, kemudian melewati usus dan dikeluarkan dari tubuh. Berkat itu, kadar kolesterol dalam darah akan terkontrol.
Selain buah ara, makanan lain seperti gandum, terong, kacang lentil, stroberi, kacang kedelai, salmon dan kacang-kacangan lainnya juga berkontribusi untuk mengurangi kolesterol darah.
Untuk mengendalikan kolesterol secara lebih efektif, selain mengonsumsi makanan sehat, penting untuk menggabungkannya dengan olahraga. Latihan ketahanan seperti berjalan, jogging, berenang, atau bersepeda membantu membakar kalori dengan sangat efektif, sehingga menurunkan kolesterol dan menurunkan berat badan, menurut Makan dengan Baik.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)