Sebuah studi terkini yang diterbitkan dalam jurnal Alzheimer's & Dementia Research menemukan bahwa minum lebih dari dua cangkir kopi sehari dapat membantu orang dewasa yang lebih tua mengurangi risiko terkena demensia yang lebih parah, menurut Science Alert.
Dengan demikian, asupan kafein harian dalam jumlah sedang memiliki efek positif terhadap penanda cairan tulang belakang pada penyakit Alzheimer.
Para ilmuwan telah menemukan manfaat lain dari kopi untuk orang lanjut usia.
Para ilmuwan dari Universitas Lille dan Universitas Paris Cité di Prancis mengamati data dari studi prospektif yang menilai pasien dengan gangguan kognitif ringan atau penyakit Alzheimer selama lima tahun.
Analisis mereka melibatkan 263 peserta berusia di atas 70 tahun yang menjalani penilaian klinis awal dan survei terperinci mengenai konsumsi makanan dan minuman seperti kopi, cokelat, dan teh untuk menilai asupan kafein harian mereka. Peserta juga menjalani pemindaian MRI dan sampel darah serta cairan serebrospinal (CSF) diberikan.
Mereka dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jumlah kafein yang dikonsumsi:
Kelompok konsumsi kafein rendah: Termasuk orang yang mengonsumsi kurang dari 216 mg kafein per hari - setara dengan 1-2 cangkir kopi.
Kelompok konsumsi kafein tinggi: Termasuk orang yang mengonsumsi lebih dari 216 mg kafein per hari - lebih dari 2 cangkir - sekitar 3 cangkir kopi per hari.
Hasilnya menemukan bahwa kelompok yang mengonsumsi lebih banyak kafein memiliki risiko lebih rendah mengalami gangguan kognitif ringan - dengan gangguan memori - daripada kelompok yang mengonsumsi lebih sedikit kafein, menurut Science Alert.
Secara khusus, orang-orang dalam kelompok konsumsi kafein tinggi - artinya minum lebih dari 2 cangkir kopi per hari - memiliki risiko hampir 2,5 kali lebih rendah terkena gangguan kognitif ringan, atau penyakit Alzheimer.
Orang yang minum lebih dari 2 cangkir kopi sehari memiliki risiko hampir 2,5 kali lebih rendah terkena gangguan kognitif ringan atau penyakit Alzheimer.
Ketika mengamati lebih dekat pada protein dalam cairan serebrospinal peserta, penulis juga menemukan perbedaan yang signifikan dalam rasio dan konsentrasi bentuk protein beta-amiloid di otak — biomarker neurodegenerasi yang menyebabkan gejala penyakit Alzheimer.
Secara keseluruhan, cairan serebrospinal pada orang yang mengonsumsi lebih banyak kafein memiliki lebih sedikit protein beta-amiloid.
Dengan demikian, kebiasaan menyeruput kopi tidak hanya bermanfaat bagi semua usia tetapi juga penting terutama bagi para lansia.
Menurut penelitian, waktu yang ideal adalah minum 2-3 cangkir kopi per hari, tidak lebih dari 4 cangkir.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/them-tin-vui-cho-nhung-ai-yeu-thich-ca-phe-nhat-la-nguoi-lon-tuoi-185241016220208685.htm
Komentar (0)